Pixel Code jatimnow.com

Penataan Pasar Tanjung, Pemkab Jember Diskusi Terbuka Bersama Pedagang

Pemerintahan 3 jam yang lalu
Pemkab Jember gelar diskusi penataan Pasar Tanjung bersama pedagang (Foto: Diskominfo for jatimnow.com))
Pemkab Jember gelar diskusi penataan Pasar Tanjung bersama pedagang (Foto: Diskominfo for jatimnow.com))

jatimnow.com - Pemkab Jember menggelar diskusi terbuka bersama sejumlah pedagang dan mahasiswa. Dalam diskusi ini mereka membahas penataan Pasar Tanjung dengan baik.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, diskusi ini menjadi wadah penting untuk mendengarkan masukan dari seluruh elemen pedagang. Baik yang beraktivitas di lantai atas, lantai bawah, bagian depan, maupun area luar Pasar Tanjung Jember.

"Tentu sebuah keputusan tidak bisa memuaskan semua pihak secara sempurna. Namun, kami telah menyiapkan skema kebijakan jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang," ujarnya, Jumat (2/10/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menjelaskan bahwa solusi jangka panjang yang ideal adalah memastikan seluruh pedagang dapat tertampung di dalam area Pasar Tanjung. Kendati demikian, dengan keterbatasan kapasitas saat ini, pemerintah merencanakan langkah revitalisasi dengan membangun fasilitas pasar yang baru agar kelak tidak ada pedagang yang tercecer.

Sementara untuk penanganan jangka pendek, Pemkab Jember memfokuskan pada penataan arus lalu lintas serta pengaturan zonasi berjualan antara pedagang di dalam, bawah, dan tepi jalan. Guna mengawal pelaksanaan di lapangan, Pemkab Jember membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang melibatkan unsur Forkopimda.

Selain penataan zonasi dan jadwal operasional pedagang, satgas dan OPD terkait juga ditugaskan untuk melakukan pendataan ulang pedagang serta penanganan administrasi kelengkapan izin tempat berjualan yang sudah tidak berlaku.

Gus Fawait menegaskan bahwa penataan Pasar Tanjung ini dirancang sebagai contoh atau pilot project bagi pembenahan pasar-pasar tradisional lain di Kabupaten Jember.

"Pemerintah tidak ada niat sedikit pun untuk menyulitkan rakyat kecil dalam mencari nafkah. Langkah ini merupakan ikhtiar bersama agar tidak terjadi konflik antarpedagang dan penataan pasar dapat berjalan lebih harmonis serta tertib," pungkasnya.