Pixel Code jatimnow.com

HUT ke-81 TNI di Lamongan, Tekankan Respons Cepat Saat Rakyat Membutuhkan

Peristiwa 4 jam yang lalu
Sukuran HUT ke-81 TNI di Kabupaten Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Sukuran HUT ke-81 TNI di Kabupaten Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Peringatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Lamongan digelar sederhana di Makodim 0812 Lamongan, Senin (5/10/2026). Dalam momentum tersebut, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menekankan pentingnya pengabdian, integritas, dan respons cepat prajurit saat masyarakat membutuhkan.

Deni menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus mendukung berbagai program pemerintah.

“Kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian dan amanah yang harus terus dijaga,” kata Deni.

Menurutnya, peringatan HUT ke-81 TNI harus menjadi tonggak untuk memperkuat persatuan dan memastikan arah pengabdian prajurit tetap kokoh.

Seiring dengan upaya negara memperkuat kapasitas pertahanan, Deni menyebut tantangan dan tanggung jawab TNI juga semakin besar, terutama dalam menghadapi dinamika global dan perubahan lingkungan strategis yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat.

“Setiap prajurit diharapkan senantiasa menjalankan tugas dengan taat hukum, menjunjung tinggi integritas, serta responsif dalam mengenali potensi ancaman sejak dini dan mengambil tindakan cepat ketika rakyat membutuhkan,” tuturnya.

Peringatan HUT ke-81 TNI di Lamongan juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, dan berbagai stakeholder untuk mendukung program prioritas pembangunan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, Pemkab Lamongan terus berupaya mendukung program-program TNI. Sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan TNI diharapkan mampu menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mempercepat pelaksanaan pembangunan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lamongan, Kapolres Lamongan, jajaran Forkopimda, serta sejumlah stakeholder.