Pixel Code jatimnow.com

Percetakan di Kenjeran Surabaya Terbakar Saat Nyalakan AC, 16 Unit PMK Dikerahkan

Peristiwa 23 jam yang lalu
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di percetakan Al-Yaubi Color Print Surabaya. (Foto: DPKP for jatimnow.com)
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di percetakan Al-Yaubi Color Print Surabaya. (Foto: DPKP for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kebakaran melanda usaha percetakan Al-Yaubi Color Print di Jalan Kedinding Lor Nomor 100, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, api menghanguskan dua dari tiga lantai bangunan yang digunakan sebagai tempat usaha percetakan sekaligus tempat tinggal.

Kebakaran diduga bermula saat penghuni hendak menyalakan meteran listrik atau MCB untuk menghidupkan AC di lantai dua. Saat aliran listrik dinyalakan, api tiba-tiba muncul di area teras lantai dua, tepat di depan kamar.

Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, Rokhim, mengatakan dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik.

“Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik saat hendak menyalakan aliran listrik untuk menghidupkan AC di lantai dua,” ujar Rokhim.

Sebanyak 16 unit dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut, terdiri atas 11 unit pemadam kebakaran dan lima unit rescue. Api pokok berhasil dikendalikan pada pukul 18.04 WIB, sedangkan proses pembasahan selesai sekitar pukul 18.47 WIB. Setelah itu, lokasi dinyatakan kondusif.

Bangunan berukuran sekitar 8,5 x 27 meter tersebut mengalami kerusakan parah. Dua lantai yang terbakar mencakup area usaha percetakan dan bagian bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal.

Dalam proses pemadaman, petugas memanfaatkan sumber air dari Sungai Kalitebu. Penanganan juga melibatkan BPBD Surabaya, TGC Kedung Cowek, Dinas Perhubungan, Satpol PP, posko terpadu, kepolisian, serta PLN.

Hingga penanganan selesai, tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.