jatimnow.com - Anggota Komisi V DPR RI Bambang Harjo meminta Kementerian Perhubungan dan maskpai penerbangan, untuk mengkaji ulang bagasi berbayar. Dalam beberapa hari ini, bagasi berbayar sempat membuat masyarakat keberatan.
"Bagasi berbayar sementara ditunda dulu. Tidak boleh diterapkan dulu sampai ada kajian dari perhubungan dan besaran tarif ditentukan oleh kementerian," ujar Bambang Harjo di Surabaya, Kamis (31/1/2019).
Bambang menerangkan, Komisi V sudah menggelar rapat yang dihadiri dari Kementerian Perhubungan, dari manajemen maskapai Garuda group dan Lion Air group, serta pihak terkait pada beberapa hari lalu.
Dari hasil rapat tersebut diputuskan bahwa bagasi berbayar ditunda dan tidak boleh diterapkan. Bahkan, keputusan rapat tersebut disetujui anggota DPR dari partai politik pendukung pemerintah maupun koalisi partai yang dinilai sebagai oposisi.
"Semua anggota dewan baik dari koalisi pemerintah dan katanya dari partai oposisi, telah menyetujui," tuturnya.
Politisi dari Partai Gerindra ini menerangkan, bagasi berbayar itu dinilai sangat memberatkan masyarakat.
Selain itu, tiket untuk penumpang dinilai lebih murah dibandingkan dengan bagasi. Jika dibandingkan antara tiket penumpang dengan tarif bagasi, maka penumpang dihargai Rp 15 ribu. Sedangkan barang dihargai Rp 35 ribu per kilogram.
"Berarti nyawa dianggap lebih rendah daripada barang. Ini saya tidak terima. Harusnya barang lebih murah dibandingkan nyawa manusia," jelasnya.
Ia meminta, maskapai penerbangan untuk tidak memberlakukan bagasi berbayar.
"Hasil rapat menyetujui semua. Berarti harus dilaksanakan. Maskapai tidak boleh memberlakukan bagasi berbayar," tegasnya.
DPR RI Minta Aturan Bagasi Berbayar Maskapai Penerbangan Dikaji
Kamis, 31 Jan 2019 21:00 WIB
Reporter :
Jajeli Rois
Jajeli Rois
Berita Terbaru
Penumpang Padati Stasiun di Wilayah Daop 7 dan 9 untuk Kembali ke Perantauan
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Ditemani Sejumlah Politisi PDIP
Perang Dagang AS, Bupati Jember Fawait: Satu Komando di Belakang Prabowo
Polisi Terapkan Sistem Contraflow di Jalan Raya Petrah Bangkalan
7 Remaja Trenggalek jadi Tersangka Ledakan Petasan Balon Udara di Tulungagung
Tretan JatimNow
Profil Sofie Imam, Warga Tulungagung Asisten Pelatih Fisik Timnas Dampingi PK
Sosok Afrizal Rahman, Atlet Skateboard Muda Berbakat dari Kota Madiun
Kisah Siswi di Jember Hidup Sendiri, Aktif Modelling hingga jadi Duta Maritim
Kisah Tukang Cukur di Banyuwangi Beri Layanan Gratis bagi Difabel hingga ODGJ
Terpopuler
#1
7 Remaja Trenggalek jadi Tersangka Ledakan Petasan Balon Udara di Tulungagung
#2
Polisi Terapkan Sistem Contraflow di Jalan Raya Petrah Bangkalan
#3
Prakiraan Cuaca Surabaya Jumat 4 April: Cerah Berawan
#4
Rute Trans Bangkalan, Jalan-jalan Kota Tuban, Wali Kota Madiun Pamer Inovasi
#5