Pilwali Surabaya 2020

Cerita di Balik Pertemuan Machfud Arifin dan Pakde Karwo

Minggu, 26 Jul 2020 09:38 WIB
Reporter :
Jajeli Rois
Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin bersama Pakde Karwo

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur periode 2009-2019, Soekarwo atau Pakde Karwo bertemu Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin. Pertemuan dua teman lama itu berlangsung gayeng.

Dua tokoh ini sama-sama pernah menjabat orang nomor satu di institusinya masing-masing di Jawa Timur. Saat itu Soekarwo menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, sedangkan Machfud Arifin menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.

Keduanya bertemu di kediaman Machfud Arifin di Surabaya usai Salat Jumat (24/7/2020).

Baca juga: Machfud Arifin Ikhlas dan Doakan Eri Cahyadi-Armudji

"Pakde Karwo, kapasitas beliau itu kan Watimpres (Dewan Pertimbangan Presiden) pada saat posisi sekarang ini. Terus kemudian mantan gubernur, saya kapolda. Ini silaturahmi saja," ungkap Machfud Arifin.

Dalam pertemuan itu, lanjut Machfud Arifin, yang dibicarakan hanya obrolan enteng saja.

"Ngobrol-ngobrol enteng saja, nggak ada yang berat," tuturnya.

Mantan Kapolda Jatim ini awalnya tidak mau maju sebagai calon wali kota Surabaya. Namun banyak desakan dari tokoh-tokoh ulama, tokoh masyarakat seperti Dahlan Iskan, termasuk Pakde Karwo.

Machfud Arifin dan Pakde Karwo

"Beliau kan termasuk yang mendorong-dorong saya untuk mau menjadi wali kota. Tapi obrolan ini nggak ada yang berat. Ini ngobrol santai, kangen-kangenan saja. Kan lama nggak ketemu. Setelah beliau pensiun, saya juga pensiun, jarang sekali ketemu Pakde Karwo," sambung Machfud Arifin.

"Dan kebetulan beliau ada di Surabaya, saya mau mampir ke beliau karena saya Salat Jumat di masjid di Kertajaya, saya telpon nggak diangkat-angkat. Begitu sampai rumah sudah banyak orang, jadinya beliau yang ke sini. Sebetulnya saya mau ke kediaman beliau, tapi beliau yang memaksa mau ke sini. Dan kebetulan saya banyak teman-teman yang ada di rumah," terang Machfud Arifin.

Selain bincang-bincang ringan, kedua tokoh ini juga sedikit membicarakan tentang Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 9 Desember 2020 mendatang.

Baca juga: Kuasa Hukum MAJU Sayangkan Dana Kampanye Erji Nol Rupiah Tak Ditindak

"Biasa saja. Menyemangati saya saja, maju terus, mensupport saya, semangat terus pak," jelasnya.

\

Selain mensupport, Pakde Karwo juga memberikan tips kepada Machfud Arifin dalam menghadapi Pilwali Surabaya.

"Ya memberikan tips. Tipsnya Pakde Karwo sapa warga dengan tepuk-tepuk, supaya srawung (berbaur) dengan masyarakat. Tapi pada situasi sekarang ini sulit diterapkan, karena situasinya sekarang Pandemi Covid-19. Kita ini jabatan tangan saja nggak boleh, harus jaga jarak, foto selfie saja harus dibatasi. Semuanya harus menjaga dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19," paparnya.

Pakde Karwo saat bersilaturahmi ke kediaman Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin

"Jadi Pakde Karwo memberikan tips-tips untuk berkomunikasi dengan warga. Bagaimana berkomunikasi dengan warga dengan baik," tambahnya.

Baca juga: Kuasa Hukum MAJU Sebut Keterlibatan Risma Telah Terungkap dalam Sidang

Soekarwo saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur juga menjadi Ketua DPD Partai Demokrat. Jabatan ketua partai itu dilepas ketika Pakde Karwo pensiun dari Gubernur Jatim.

Dalam pertemuan Pakde Karwo dan Machfud Arifin, tidak membahas tentang siapakah calon wakil wali kota pendamping Machfud Arifin di Pilwali Surabaya 2020.

"Nggak ada (pembahasan cawawali). Cuma memberikan semangat, memberikan tips, itu saja nggak ada yang lain," tambahnya.

Machfud Arifin maju sebagai calon wali kota Surabaya diusung koalisi 8 partai, PKB, PAN, Gerindra, Demokrat, PPP, NasDem, Golkar dan PKS.

Tinggal dua partai di parlemen yaitu PDIP dan PSI yang belum menentukan siapakah calon wali kota yang diusung di Pilwali Surabaya 2020.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler