Pilwali Surabaya 2020

Para Sopir Angkot di Surabaya Makin Mantap Menangkan Machfud-Mujiaman

Rabu, 28 Okt 2020 18:04 WIB
Reporter :
Zain Ahmad
Calon Wali Kota Machfud Arifin kembali bersilaturahmi dengan Komunitas Angkutan Kota Surabaya

jatimnow.com - Calon Wali Kota Machfud Arifin kembali bertemu Komunitas Angkutan Kota Surabaya (KAKS) untuk semakin memantapkan suara dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya, 9 Desember 2020.

Program-program yang disiapkan Machfud Arifin bersama Calon Wakil Wali Kota Mujiaman Sukirno membuat seluruh anggota KAKS  semakin mantap memenangkan pasangan calon nomor urut 2 itu.

Para sopir angkutan umum yang tergabung dalam Komunitas Angkutan Kota Surabaya (KAKS) itu mantap mendeklarasikan dukungan kepada Machfud Arifin-Mujiaman dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

Baca juga: Machfud Arifin Ikhlas dan Doakan Eri Cahyadi-Armudji

Dalam acara sapa Komunitas Angkutan Kota Surabaya (KAKS) di Posko pemenganan Machfud Arifin-Mujiaman di Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Rabu (28/10/2020) itu, pra sopir angkutan umum begitu antusias ketika mantan Kapolda Jatim itu tiba di lokasi.

Machfud Arifin mengatakan bahwa dukungan yang datang dari para sopir angkutan kota di Surabaya itu merupakan suntikan semangat bagi dirinya dan Mujiaman untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Baca juga:  Machfud Arifin Siapkan Program Khusus untuk Sopir Angkot di Surabaya

Arek asli mantan Kapolda Jatim menegaskan bahwa ke depannya akan menyediakan fasilitas khusus untuk tempat menunggu penumpang. Dia melihat saat ini fasilitas untuk sopir angkutan umum tidak sebanding dengan jumlah keseluruhan sopir angkutan umum di Kota Pahlawan.

"Ini adalah vitamin semangat bagi saya untuk terus berjuang memajukan dan memakmurkan masyarakat termasuk para sopir angkutan umum di Surabaya. Mereka saat ini belum memiliki shelter, tempat khusus. Apalagi soal surat perizinan, katanya sangat sulit untuk mengurus. Seperti pajak dan lain-lain. Nah ini ke depannya akan saya upayakan," ujar Machfud Arifin.

Calon Wali Kota Machfud Arifin kembali bersilaturahmi dengan Komunitas Angkutan Kota Surabaya

Mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk Jokowi-Ma'ruf Amin tersebut juga menyampaikan, dengan adanya shelter, para sopir angkutan umum tidak akan lagi kebingungan mencari tempat beristirahat sembari menunggu penumpang datang.

Baca juga: Kuasa Hukum MAJU Sayangkan Dana Kampanye Erji Nol Rupiah Tak Ditindak

Nantinya, shelter-shelter itu akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang strategis di Surabaya.

\

'Kasihan kan mereka capek-capek kerja di jalan menunggu penumpang tapi tempatnya tidak ada. Kalau ditempatkan di tempat yang strategis. tentunya juga akan menunjang keindahan kota dan menjadi lebih teratur," jelasnya.

Machfud Arifin tergerak dan bakal memberikan bantuan untuk para sopir angkutan umum. Sebab dari pengakukan para sopir angkutan umum, mereka telah mengajukan kepada pemerintah agar mendapatkan bantuan, tetaapi hingga saat ini belum terealisasi.

Padahal para sopir angkutan umum termasuk pihak yang begitu merasakan dampak Pandemi Covid-19 secara langsung. Mereka sempat tidak mendapatkan penumpang sama sekali seiring dihapusnya layanan mengangkut penumpang.

"Mereka juga mengatakan tidak mendapatkan bantuan. Padahal menurut saya mereka juga perlu diberikan bantuan. Ini ke depannya akan saya perbaiki jika saya diberikan amanah menjadi wali kota Surabaya," ungkap dia.

Baca juga: Kuasa Hukum MAJU Sebut Keterlibatan Risma Telah Terungkap dalam Sidang

Sementara Ketua KAKS, Suyanto mengungkapkan jika angkutan umum di Surabaya saat ini semakin tergusur dengan banyaknya peraturan pemerintah. Padahal menurutnya, angkutan umum seperti lyn adalah yang tertua, berumur. Bukan malah seolah-olah disingkirkan.

"Kalau kita disuruh ikut metode yang maju, yang global, kita nggak mampu. Tolong seharusnya angkutan umum di Surabaya ini dibenahi, dibetulkan secara perlahan-lahan. Bukan malah disingkirkan," papar Suyanto.

"Para sopir angkutan umum semakin susah. Apalagi masuknya aplikasi online. Ini juga lagi pandemi. Bagaimana nasib kita. Dulu sehari bisa Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu. Sekarang jangankan Rp 100 ribu, Rp 10 ribu saja susah. Makanya sekarang angkutan di Surabaya semua mau ditimbang di Pasar Loak. Apalagi soal perizinan, surat itu dipersulit. Akhirnya terbengkalai," tambahnya.

Para sopir angkutan umum pun berharap jika Machfud Arifin terpilih menjadi wali kota Surabaya, agar lebih mempedulikan nasib mereka. Tidak mempersulit soal perizinan. Surat seperti pajak dan lain sebagainya.

"Kami mendukung penuh Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman. Mudah-mudahan hajat baik beliau memimpin Kota Surabaya diijabahi, dikabulkan. Kami dari Komunitas Angkutan Kota Surabaya siap memenangkan beliau," tegas Suyanto.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler