Pria Pembacok 10 Orang di Kediri Sempat Salat Sebelum Disergap Polisi

Senin, 07 Mar 2022 20:40 WIB
Reporter :
Bramanta Pamungkas
Pelaku pembacokan saat diamankan Satreskrim Polres Kediri (Foto: Andi for jatimnow.com))

Kediri - Riyanto (35), pelaku pembacokan yang menyebabkan 3 orang tewas dan 7 terluka di Dusun Bangun Mulya, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri sempat mandi dan salat sebelum ditangkap polisi.

Kaur Keuangan Desa Pojok, Aris Setiawan menyebut, sebelum disergap polisi, pelaku sempat mandi dan salat. Sehari-hari pelaku yang berprofesi sebagai kuli bangunan dan dikenal pendiam. Dia juga rajin berjamaah di masjid desa setempat.

"Pelaku tadi sempat salat sebelum diamankan (polisi). Sehari-hari pelaku dikenal khusuk, rajin salat," ujar Aris, Senin (7/3/2022).

Baca juga: Gegara Sakit Hati Sering Dibully, Remaja di Kediri Bacok Tetangga

Baca juga:  

Penangkapan terhadap pelaku Riyanto dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha. Pelaku disergap di dalam kamar rumahnya usai membacok 10 orang, yang terdiri dari keluarga dan tetangganya.

Baca juga: Pelaku Pembacokan Maut di Kediri Tak Punya Riwayat Gangguan Jiwa

Riyanto sempat kabur ke arah kebun tebu setelah membacok korban ke-10. Dia kemudian masuk ke rumah lewat pintu belakang sambil membuang sabit yang digunakannya untuk membacok para korban.

\

"Pelaku tadi kita amankan di rumah, di dalam kamar," ujar Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Athmada.

Rizkika dan timnya langsung mendobrak pintu kamar dan menyergap pelaku. Pelaku tak sempat melakukan perlawanan. Pelaku langsung dibawa ke Polsek Wates dengan borgol di kedua tangan dan kakinya.

Baca juga: Sambangi Keluarga Korban Pembacokan di Kediri, Mas Dhito Jamin Biaya Perawatan

Hingga kini, Satreskrim Polres Kediri masih menyidiki motif pembacokan tersebut. Dugaan kuat pelaku mengalami depresi sehingga nekat melakukan aksi brutal tersebut.

"Ini akan kita tahan di polres dan kita masih menyidiki lebih lanjut terkait motif pelaku," terang Alumni Akpol Tahun 2013 itu.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Kediri

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler