Kediri - Ofisial dan pemain Persik Kediri mengejar wasit usai laga melawam Borneo FC, pekan keempat Liga 1 2022/2023. Dalam laga ini, Tim Macan Putih kalah dari tamunya Pesut Etam dengan skor 1-2, Jumat (12/8/2022).
Ofisial dan pemain Persik melakukan protes terhadap kepemimpinan wasit Dwi Susilo dari Jakarta yang dianggap tak adil.
Beruntung polisi dengan cepat menyelamatkan sang pengadil dari kejaran ofisial dan pemain Persik. Bahkan polisi sempat bersitegang dengan Direktur Teknik Danilo Fernando.
Baca juga: Misi Tiga Poin Macan Putih di Manahan, Persik Kediri Siap Tantang Persis Solo
Asisten Pelatih Persik Kediri, Johan Prasetyo enggan berkomentar terkait kepemimpinan wasit di laga itu. Dalam sesi post-match conference, dia menyerahkan ke publik untuk menilai.
"Biar teman-teman yang menilai. Saya tidak berwenang untuk mengomentari," terang Johan.
Baca juga: Bertekad Menang di Laga Tandang, Marcos Reina Lakukan Pembenahan
Dalam laga itu, ofisial Persik memang terlihat sangat reaktif dengan keputusan wasit sejak babak pertama. Danilo Fernando terlihat beberapa kali memprotes keputusan ke asisten wasit.
Sementara itu di luar lapangan, suporter mengepung pintu keluar pemain. Mereka menuntut pertanggungjawaban manajemen terkait hasil buruk Persik di awal musim ini.
Suara-suara sumbang juga terus diteriakkan suporter saat para pemain menuju bus hingga meninggalkan stadion.
Baca juga: Sesuaikan Jadwal Pertandingan, Persik Kediri Jalani Program Khusus Ramadan
Mereka tak puas dengan penampilan Arthur Irawan dan kawan-kawan di empat laga awal. Macan Putih belum pernah menang. Tiga kali kalah melawan Persita, Madura United dan Borneo FC serta hanya meraih satu kali hasil imbang melawan Bhayangkara FC di kandang.
Saat ini Persik berada di zona merah bersama Persib Bandung dan Persis Solo.