jatimnow.com - Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda menegaskan bahwa Jawa Timur dan khususnya Surabaya Raya masih berpotensi diterjang bencana hidrometeorologi.
Oky Sukma Hakim, prakirawan BMKG Juanda dalam keterangannya memaparkan bahwa kondisi cuaca di Jawa Timur siang hingga sore hari masih berpotensi tinggi diterpa hujan lebat.
Baca juga: BMKG Minta 28 Daerah di Jatim Waspadai Angin Kencang pada 21 Agustus 2026
"Faktor kenapa bisa turun hujan lebat dengan durasi yang lama, ini disebabkan oleh pertemuan angin atau dalam meteorologi disebut konvergensi," papar Oky.
Baca juga: BMKG Rilis Peringatan Dini Angin Kencang, Ancam 17 Daerah di Jatim
Lebih jauh, Oky menjelaskan bahwa hal ini terjadi akibat adanya pusat tekanan rendah di bagian barat Australia sehingga menarik massa udara dari benua Asia dan juga dari wilayah samudera Hindia untuk menuju ke Australia bagian barat.