jatimnow.com - Meskipun minat masyarakat terhadap batu akik menurun, namun perajin batu akik di Trenggalek memilih tetap bertahan. Dengan menggunakan media sosial, kerajinan batu akiknya bahkan mampu menembus pasar internasional.
Dia adalah David Kurniadi, warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Trenggalek. Saat ini permintaan pasar batu akik justru datang dari luar negeri.
Baca juga: Tren Penyakit Gagal Ginjal Naik di Trenggalek, Pasien Termuda Usia 15 Tahun
Di sebuah rumah sederhana, David dengan telaten memoles batu akik. Uniknya, batu akik yang diolah David berasal dari bebatuan lokal asli Trenggalek.
Baca juga: Ratusan CJH Trenggalek Belum Lolos Istitha'ah
“Bahan dasar yang saya buat kerajinan akik adalah batu lumut yang merupakan bebatuan lokal asli Trenggalek,” ujarnya, Selasa (20/02/2024).