jatimnow.com - Korban balon udara tanpa awak jatuh di rumah warga Pacitan ternyata tidak hanya 2 orang. Total ada 4 orang yang mengalami luka.
Balon udara tanpa awak yang jatuh di rumah Sumarmin di RT 02 RW 06, Dusun Grogol, Desa Tahunan, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, pada Rabu (1/5/2024), dilaporkan mengakibatkan 2 orang terluka.
Baca juga: Tanah Longsor Terjang Rumah Warga di Arjosari Pacitan
Namun berdasarkan penelusuran di lapangan, tetapi ada 4 orang menjadi korban. 2 korban di antaranya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo.
“Yang 2 korban memang parah. Dibawa ke Puskesmas Gemaharjo tidak bisa menangani, akhirnya dirujuk ke RSUD dr Harjono,” ungkap Ketua RT setempat, Latif Wijayanto, Kamis (2/5/2024).
Dia menyatakan bahwa ledakan yang terjadi cukup hebat, terdengar hingga radius 1 kilometer dari lokasi kejadian. Menurutnya, ledakan tersebut begitu kuat sehingga menimbulkan luka-luka serius pada korban.
Baca juga: Persiapan Bupati Pacitan Terpilih Mas Aji Jelang Retret di Akmil Magelang
“Suaranya juga menggelegar sampai 1 kilometer,” tambahnya.
Latif juga menuturkan, kejadian bermula saat balon udara tanpa awak jatuh di rumah Sumarmin, kemudian diikuti ledakan yang diduga berasal dari petasan.
Latif juga menjelaskan bahwa balon udara awalnya berada di atap rumah, namun kemudian dijatuhkan, sehingga mengakibatkan ledakan yang merusak. Akibatnya, 4 orang mengalami luka-luka,
Baca juga: SBY Perkenalkan Tagline Baru untuk Pacitan: 70 Miles of Sea Paradise
Kapolsek Tegalombo, Iptu Fatchur Rachman, mengatakan insiden tersebut sedang dalam investigasi lebih lanjut.
Insiden ini sempat viral di media sosial dengan foto dan video yang beredar, menunjukkan dampak tragis dari kejadian tersebut.