jatimnow.com - Proses hukum terhadap pelaku pembunuhan kasus sengketa tanah di Ponorogo masih menggantung lantaran terkendala masalah psikologis.
Miseran (46) warga Desa Josari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo diketahui membunuh tetangganya Lasmi (75), dengan cara menghantam kepala korban dengan batu.
"Pelaku masih kami bawa ke Psikiater. Baik ke RSUD dr Harjono maupun ke RS Bhayangkara Kediri," kata Kapolsek Jetis, AKP Suwito, Sabtu (15/9/2018).
AKP Suwito mengaku, pihaknya mengalami kesulitan ketika memeriksa pelaku. Pasalnya, jawaban dari pelaku lebih banyak mengacau daripada benarnya.
"Makanya kami bawa ke psikiater. Jika memang terbukti gila, kita akan gelar kasusnya. Dan tidak bisa dipertanggungjawabkan perbuatannya sehingga kasus dihentikan dengan SP 3 (Surat pemberhentian kasus-red)," ujarnya.
Namun demikian, sampai saat ini pelaku masih ditahan di Polsek Jetis. AKP Suwito beralasan, jika memang gila seharusnya pelaku mempunyai semacam kartu kuning.
"Ini kan tidak. Hanya keterangan beberapa saksi yang menyatakan pelaku pernah disuntik obat penenang di salah satu puskesmas," terangnya.
Miseran (46) ditangkap setelah membunuh tetangganya yang bernama Lasmi (75) dengan sebongkah batu. Keduanya terlibat masalah sengketa tanah.
Polisi Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Pelaku Pembunuh Kasus Sengketa Tanah
Sabtu, 15 Sep 2018 12:22 WIB
Reporter :
Mita Kusuma
Mita Kusuma
Berita Ponorogo
Satlantas Polres Ponorogo Sosialisasikan Keselamatan Lalu Lintas Lewat Seni
Dikira Razia, Pelajar dan Pengendara di Ponorogo Justru Dapat Helm hingga Cokelat
Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo
Resmikan Air Frezz, Plt Bupati Ponorogo Tekankan Pentingnya Air Minum Bersertifikat
Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil
Berita Terbaru
Video Penganiayaan Perempuan di Trenggalek Viral, Ini Kata Polisi
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan
Eri Cahyadi Murka Dana Zakat Disalurkan Keluar Surabaya
Foto: Presiden Prabowo Lepas Jenazah Try Sutrisno ke Peristirahatan Terakhir
MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace Usai Kematian Ali Khamenei
Tretan JatimNow