Mas Dhito Jamin Hidup Korban Selamat dari Pembunuhan Sekeluarga di Kediri

Senin, 09 Des 2024 11:26 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Mas Dhito saat jenguk korban selamat dari pembunuhan sekeluarga di Kediri. (Foto-foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan pendampingan khusus terhadap korban selamat dari kasus pembunuhan satu keluarga di Dusun Gondang Legi, Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, beberapa waktu lalu. Mas Dhito juga menjamin hidup dan sekolah sang bocah.

Samuel Putra (8), korban selamat dari kasus pembunuhan sadis yang menimpa keluarganya itu kini masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Kediri.

Kemarin, Mas Dhito menjenguk bocah malang itu di rumah sakit. Dia menyebut bakal memberikan trauma healing bagi korban, mengingat dia melihat langsung kejadian Rabu pagi itu.

Baca juga: Mas Dhito Pastikan Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok jelang Idul Fitri

"Karena bagaimanapun si adik ini menyaksikan langsung kejadian dimana terjadi pembunuhan terhadap kedua orang tua dan kakaknya," katanya, Minggu (8/12/2024).

Kondisi korban menurut Mas Dhito secara fisik dalam kondisi stabil, hanya saja secara mental masih dalam kondisi trauma. Dalam kondisi itu saat di rumah sakit dia pun hanya bisa melihat korban dari luar kamar.

Pemerintah Kabupaten Kediri, lanjut Mas Dhito akan memastikan korban bisa tumbuh seperti anak-anak lainnya. Untuk itu, tindakan pertama yang dilakukan yakni memberikan pendampingan psikolog untuk pemulihan mental korban.

Baca juga: Mas Dhito Tegaskan Program Keagamaan Tak Terdampak Efisiensi

"Termasuk untuk kebutuhan sekolah, kebutuhan untuk hidup dan sebagainya nanti kita yang tanggung," ungkapnya.

\

Sementara itu, Kepala RS Bhayangkara Kombes Pol Agung Hadi Wijanarko menambahkan, kondisi korban saat ini sudah membaik. Pendarahan pada bagian kepala akibat benda tumpul telah tertangani melalui operasi.

Secara psikologis, diterangkan, korban yang diduga  melihat dan mendengar langsung kejadian yang menimpa keluarganya hal itu terekam dalam memori.

Baca juga: Mas Dhito Serahkan LKPD 2024 ke BPK Perwakilan Jawa Timur

"Sehingga dia merasa kalau bertemu orang baru merasa ketakutan," terangnya.

Selama di rumah sakit, selain penanganan untuk penyembuhan secara fisik, untuk pemilihan kondisi psikologi korban, diakui pihak rumah sakit juga menyediakan psikiater.

Untuk diketahui, dalam kasus pembunuhan satu keluarga itu terdapat tiga orang yang meninggal. Mereka adalah Agus Komarudin (38), istrinya Kristina (34) dan anak sulung mereka Christian Agusta Wiratmaja Putra (9). Samuel selamat namun dalam kondisi kritis.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Kediri

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler