jatimnow.com - Jelang libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2025, anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Syafiuddin meminta pemerintah melakukan sejumlah upaya antisipasi adanya lonjakan kendaraan. Apalagi, pada libur Nataru bersamaan dengan libur sekolah.
Pada libur tersebut, diprediksi akan terjadi kemacetan, lonjakan penumpang serta potensi cuaca ekstrem.
Syafiuddin, meminta pemerintah memperhatikan masalah tersebut. Ia juga meminta agar pemerintah melakukan antisipasi sehingga masyarakat bisa berlibur dengan aman dan nyaman.
Baca juga: Festival Banjari Nasional di Sidoarjo, Adela Kanasya Dorong Pelestarian Budaya Islam
"Ini menjadi masalah setiap tahun. Sehingga harus diantisipasi dan dipersiapkan lebih awal. Sehingga masyarakat bisa berlibur dengan nyaman," ujarnya, Kamis (19/12/2024).
Baca juga: Lita Machfud Arifin Beri Kursi Roda Elektrik dan Jamin Pendidikan Nabil hingga Dewasa
Ia juga meminta agar dipersiapkan penerapan rekayasa lalu lintas, pelebaran jalan tol, dan pembukaan jalur-jalur alternatif lebih awal. Langkah tersebut diyakini bisa meminimalisir adanya kemacetan panjang.
"Antisipasi perlu dilakukan terutama pada titik-titik rawan," imbuhnya.
Baca juga: Pemerintah Tempatkan Lagi Rp281 T di Bank demi Jaga Likuiditas dan Pertumbuhan Kredit
Tak hanya itu, Syafi juga menyoroti adanya lonjakan penumpang transportasi umum. Sebab diprediksi akan terjadi peningkatan lonjakan penumpang. Terutama pada wilayah yang memiliki tujuan destinasi wisata.
"Selain itu cuaca ekstrem juga perlu menjadi perhatian penting karena potensi bencana bisa terjadi dalam kondisi cuaca yang tidak bisa ditebak ini," pungkasnya.