jatimnow.com,- Evaluasi tahap pertama penutupan simpang empat Argopuro dilakukan oleh Dinas Perhubungan Jember dengan pihak terkait lainnya.
Turut hadir dalam evaluasi tersebut, yakni Satlantas Polres Jember, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur, PPK 1.4 Satker PJN 1 Balai Besar, Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur - Bali.
Hadir juga dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BM dan SDA) Jember, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PRKP dan CK) Jember, Dinas Komunikasi dan Informatika Jember dan Akademisi, Ir. Sonya Sulistyono.
Baca juga: Dipadati Ribuan Peserta, Jalan Sehat Dekopinda Jember Panen Pujian dari Jatim
Berdasarkan evaluasi teknis pasca penerapan uji coba MRLL di Simpang 3 Tak Bersinyal Argopuro, diketahui terjadi peningkatan kinerja lalu lintas, ditandai dengan menurunnya antrian dan tidak adanya tundaan signifikan pada simpang tersebut.
Baca juga: Warga Gumukmas Jember Protes Tambang Galian C Bermasalah, Camat Langsung Hentikan Paksa
Juga terjadi kesepakatan bersama untuk penyesuaian bertahap pada titik putar (u-turn) di depan RSU Kaliwates, guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus menurunkan durasi antrean kendaraan.
Selain itu akan dilakukan perempesan ranting dan pohon di sekitar kawasan simpang untuk memperluas jarak pandang pengguna jalan serta mengoptimalkan penerangan jalan umum (PJU).
Baca juga: GMNI Jember Desak Pemkab Tuntaskan Persoalan Pasar Tanjung
Penutupan simpang Argopuro tetap dapat dibuka secara temporer dalam kondisi khusus, seperti pelaksanaan kegiatan/event resmi Pemerintah Kabupaten Jember berdasarkan diskresi lalu lintas.
Evaluasi lanjutan akan terus dilakukan secara berkala, guna memastikan keberlanjutan efektivitas rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut.