jatimnow.com – Sebanyak 23 tahanan teroris Polda Jatim sore tadi dikirim ke Jakarta.
Mereka tidak dikirim melalui jalur udara, melainkan jalur darat dengan menggunakan dua bus dari Surabaya ke Jakarta.
"Naik dua bus," jawab Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin (15/8/2018) malam.
Baca juga: 5.636 Maba UMM Jalani Pesmaba, Ada Mahasiswa Asing Dari 29 Negara
Selama perjalanan, lanjut dia, pengangkutan tahanan teroris itu dikawal ketat.
“Kita kawal penuh,” tegasnya.
Baca juga: Mendengar Pesan Kapolda Jatim saat Buka Pesmaba UMM
Barung mengatakan, 23 tersangka teroris tersebut dipindahkan dari rumah tahanan Polda Jatim dan Polsek Dukuh Pakis sekitar pukul 13.30 Wib.
17 tersangka dari rutan polda dan 6 tersangka dari rutan Polsek Dukuh Pakis.
Baca juga: Terseret Kasus Penipuan Arisan Online, Ratu Felisha Penuhi Panggilan Penyidik Polda Jatim
17 tersangka dari Rutan Polda Jatim yakni, Gatot Sulistyo, Anang Rusianto, Katiman, Nibraz alias Amar alias Arab, Oko Kohana alias Oko, Doni, Usman, Ervin Wibowo, Lutvi Satriana, M Galih, Wida Prastowo, dr Nur Hidayat, Heru Wijayanto, M Saefuddin Zuhri, Khasim Al Kholid alias Khosim alias Ambon, Ari Fatoni dan Adam.
6 tersangka yang dari Rutan Polsek Dukuh Pakis yakni, Muhanan, Hendro Subagio alias Toni, Ahmad Ridwan, Eka Puput, Putut Candra Wijana dan Ahmad Abdul Rabbani.