jatimnow.com-Satreskrim Polres Tulungagung saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap truk tangki yang terguling di Jalur Lintas Selatan (JLS). Diduga truk tangki tanpa identitas di bagian tangkinya tersebut sedang mengakut solra subsidi. Truk tersebut terguling di JLS karena tidak kuat menanjak.
Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ryo Pradana mengatakan pihaknya sudah melakukan pengambilan sampel BBM yang diangkut oleh truk tangki tersebut. Proses pengambilan sampel dilakukan bersama Disperindag Kabupaten Tulungagung. Sebanyak 30 liter sampel diambil dari dalam tangki.
“Pengambilan sampel sebagai data pembanding dan akan dibawa ke labfor,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
Baca juga: Masih Kenakan Helm, Pria Ini Ditemukan Tewas di Tulungagung
Satreskrim Polres Tulungagung dan Disperindag Kabupaten Tulungagung mengambil sampel solar sebanyak 30 liter yang diwadahi tiga jeriken masing-masing berisi 10 liter. Rencananya, Satreskrim Polres Tulungagung akan mengirim sanpel solar ke Labfor dan Laboratorium Sucofindo. Sedang Disperindag Kabupaten Tulungagung ke Pertamina.
Baca juga: Diduga Selingkuh, Oknum Anggota Dilaporkan Propam Polres Tulungagung
“Disperindag juga akan mengirim sampel ke laboratorium yang dituju. Yang pasti nanti kami akan sajikan secara transparan apakah BBM tersebut subisidi atau nonsubsidi. Kita tunggu hasil dari lab,” paparnya.
Sementara itu Kabid Kemetrologian Disperindag Kabupaten Tulungagung, Salman Huda mengatakan Disperindag tidak punya kewenangan untuk memeriksa BBM jenis solar itu. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk melakukan pengujian tersebut.
Baca juga: Pasangan Pemuda-Pemudi di Tulungagung Tewas Tertabrak Truk
“Nanti kewenangannya ada di Pertamina. Kita sudah minta bantuan Pertamina untuk ujinya itu, nanti hasilnya bagaimana akan disampaikan,” pungkasnya.
Sebelumnya sebuah truk tangki terguling di kawasan JLS, Jumat (28/11/2025) pagi. Truk tersebut diduga memuat BBM bersubsidi jenis solar sebanyak 6.000 liter. Dari pemeriksaan awal, diketahui jika nomor polisi yang terpasang di truk tangki tidak sama dengan yang tertera di STNK. Begitu pun dengan nomor rangka dan nomor mesin. Pengemudi truk tersebut juga kabur usai kecelakaan dan hingga kini masih dilakukan pencarian.