Siswa SMK di Kota Blitar Terima Paket MBG Telur Mentah, Kok Bisa

Rabu, 31 Des 2025 12:59 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Foto: Paket MBG berisi telur mentah yang diterima siswa. (facebook/jatimnow.com)

jatimnow.com-Siswa SMK Negeri 1 Kota Blitar menerima paket menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa telur mentah yang dirapel untuk hari. Sesuai aturan pemberian menu MBG seharusnya dalam kondisi matang dan siap santap. Pihak SPPG selaku pengirim menu ini mengakui ada tekanan dari mitra yang memaksa mendistribusikan paket telur mentah tersebut. Mereka meminta maaf kepada wali murid atas peristiwa tersebut.

Koordinator Wilayah SPPI Kota Blitar, Imam Samsudin, menyebut bahwa MBG yang diterima oleh siswa SMK Negeri 1 Kota Blitar adalah produksi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Plosokerep 1. Imam pun membenarkan bahwa distribusi telur mentah untuk enam hari tersebut dilakukan pada Senin (29/12/2025) kemarin atas tekanan pihak mitra. Kepala SPPG sebenarnya telah berupaya keras menolak distribusi tersebut karena tidak sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) dari Badan Gizi Nasional (BGN). Namun, pihak mitra tetap bersikukuh dengan alasan yang dinilai tidak masuk akal.

“Pihak mitra tetap bersikukuh mendistribusikan telur mentah dan rapel 6 hari dengan alasan telur bisa disimpan di freezer. Karena tekanan dari mitra itulah, Kepala SPPG akhirnya tak berdaya," ujarnya, Rabu (31/12/2025).

Baca juga: Salahi Izin Tinggal, Imigrasi Blitar Deportasi 3 WNA Asal Pakistan

Imam menegaskan pihaknya tidak melakukan pembiaran dalam kasus ini. Mereka telah menuliskan peristiwa ini dalam Laporan Khusus (Lapsus) dan dilaporkan ke Kepala Regional (Kareg) Jawa Timur serta Badan Gizi Nasional (BGN). Atas kekacauan yang terjadi di lapangan, Imam menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh wali murid SMKN 1 Blitar.

Baca juga: Jenazah PMI Asal Blitar Korban Kebakaran di Hongkong Telah Dimakamkan

“Kami atas nama Korwil memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada penerima manfaat atas kejadian yang kurang mengenakkan ini. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi teman-teman di lapangan ketika menghadapi perbedaan pendapat dengan mitra,” tambahnya.

\

Saat ini, nasib mitra dan kelanjutan SPPG Plosokerep 1 berada di tangan pemerintah pusat. Pihak Korwil kini tengah menunggu instruksi lebih lanjut terkait sanksi atau tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba bermain-main dengan program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini. Imam meyakini bahwa kejadian ini harus menjadi evaluasi total agar komitmen Presiden memberikan yang terbaik bagi rakyat tidak dicederai oleh kepentingan mitra yang hanya ingin mencari "cara gampang" dalam distribusi.

Baca juga: Hasil Tes Urine Positif Sabu, Sopir Bus di Terminal Patria Blitar Kabur

“Kami tetap berkomitmen menjalankan amanah ini sesuai juknis. Kami mohon dukungan masyarakat agar tetap bisa memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.

 

Tags :
Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Blitar

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler