jatimnow.com - Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Direktorat Jenderal Imigrasi memastikan gerbang pelayanan publik tetap terbuka lebar meski ada penyesuaian jam kerja.
Kebijakan ini diambil guna menyeimbangkan kekhusyukan ibadah personel dengan kebutuhan mendesak masyarakat terkait dokumen keimigrasian.
Penyesuaian operasional tersebut merujuk pada ketetapan Kementerian PANRB mengenai jam kerja ASN selama bulan puasa.
Baca juga: Waspada! Konsumsi Gorengan saat Puasa Bisa Gagalkan Kerja Obat, Ini Kata Ahli
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menjamin perubahan durasi kerja ini tidak akan menggerus kualitas layanan di lapangan.
"Kami mendukung penuh kelancaran ibadah Ramadan bagi personel, namun pelayanan masyarakat tetap menjadi prioritas tanpa kompromi," tegas Yuldi dalam keterangan resminya, Rabu (18/2/2026)
Rincian Jadwal Layanan Selama Ramadan
Baca juga: Melihat Aktivitas Ibadah Warga Binaan Lapas Malang di Bulan Ramadan
Agar masyarakat dapat mengatur waktu kunjungan dengan tepat, berikut adalah jadwal operasional kantor imigrasi di seluruh Indonesia selama bulan puasa:
- Senin – Kamis: 08.00 – 15.00 waktu setempat (Istirahat: 12.00 – 12.30)
- Jumat: 08.00 – 15.30 waktu setempat (Istirahat: 11.30 – 12.30)
- Sabtu – Minggu (Khusus Layanan Paspor Akhir Pekan): 08.00 – 14.00 waktu setempat (Istirahat: 12.00 – 12.30)
Meski jadwal nasional telah ditetapkan, Ditjen Imigrasi mengingatkan pemohon untuk tetap memverifikasi jam operasional pada titik-titik layanan spesifik.
Hal ini dikarenakan unit seperti Mal Pelayanan Publik (MPP), Unit Kerja Keimigrasian (UKK), Unit Layanan Paspor (ULP), hingga Immigration Lounge di pusat perbelanjaan seringkali memiliki kebijakan teknis yang menyesuaikan jadwal gedung atau kondisi wilayah masing-masing.
Baca juga: Operasi Pasar Murah Ramadan Diskoperindag Lamongan Diserbu Warga
Masyarakat disarankan memantau kanal media sosial resmi kantor imigrasi tujuan sebelum melakukan keberangkatan.
Menutup keterangannya, Yuldi menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Muslim di Indonesia. Ia berharap penyesuaian ini mampu menghadirkan kenyamanan bagi semua pihak, baik petugas maupun para pemohon layanan.