Kejar Zero Lubang, PUPR Kediri Tambal Jalan Poros Jelang Mudik Lebaran 2026

Jumat, 27 Feb 2026 16:00 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Penambalan jalan berlubang di Kediri. (Foto: PUPR Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri bergerak cepat menerapkan program Zero Lubang di sejumlah jalur poros. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, mengatakan bahwa perbaikan difokuskan pada titik-titik jalan berlubang yang berpotensi membahayakan pengendara. Upaya tersebut dilakukan sesuai arahan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, agar kondisi jalan lebih aman saat lonjakan mobilitas masyarakat.

“Untuk sementara kita lakukan penutupan dan penambalan pada lubang-lubang jalan agar tidak membahayakan saat arus mudik. Penanganannya memang harus bertahap karena semua membutuhkan proses,” ujar Irwan, Kamis (26/2/2026).

Ia menjelaskan, saat ini pengerjaan dipusatkan di jalur Gurah–Pagu serta Pare–Papar. Ruas jalan tersebut kerap digunakan sebagai jalur alternatif ketika terjadi kepadatan lalu lintas di Simpang Mengkreng maupun saat pengalihan arus kendaraan.

Menurut Irwan, perbaikan jalan sebenarnya sudah dilakukan sejak Januari 2026. Namun, intensitas hujan yang tinggi menyebabkan kerusakan jalan terjadi lebih cepat dibanding proses perbaikannya. Genangan air serta sistem drainase yang belum optimal mempercepat pengelupasan lapisan aspal hingga memicu terbentuknya lubang.

“Kerusakan muncul di banyak titik secara bergantian. Saat kita perbaiki di satu lokasi, di titik lain sudah muncul kerusakan baru. Apalagi di musim hujan dengan kondisi drainase yang kurang baik,” jelasnya.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, PUPR Kabupaten Kediri tidak dapat melakukan perbaikan menyeluruh secara bersamaan. Oleh karena itu, penanganan difokuskan pada ruas jalan yang masuk skala prioritas berdasarkan hasil survei kondisi jalan tahunan.

\

“Kami memiliki survei kondisi jalan setiap tahun sebagai dasar menentukan prioritas penanganan. Dari hasil survei itu, kami tentukan ruas mana yang paling mendesak untuk diperbaiki,” tambahnya.

Untuk mempercepat pengerjaan, PUPR menggunakan metode penambalan dengan aspal hotmix agar mobilisasi alat dan perbaikan bisa dilakukan secara cepat di berbagai titik. Sementara itu, metode lapis penetrasi (lapen) dan pelapisan ulang secara menyeluruh atau overlay direncanakan akan dilakukan setelah Lebaran karena membutuhkan waktu dan anggaran yang lebih besar.

“Untuk penanganan reguler seperti overlay memanjang, rencananya kami lakukan setelah Lebaran,” imbuh Irwan.

PUPR Kabupaten Kediri berharap masyarakat dapat memahami keterbatasan yang ada serta tetap berhati-hati saat berkendara, terutama di tengah kondisi cuaca hujan yang masih cukup intens.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Kediri

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler