jatimnow.com - Mengusung tema Berani: Lebih Kuat, Lebih Solid, jatimnow.com menegaskan tekadnya untuk terus berkembang sebagai media yang independen, kredibel, dan relevan.
Hingar pesan dan kesan terpancar dari setiap kolega yang hadir, baik secara fisik maupun mendaratkan ucapan kepada kami.
"Tetap menjadi media yang independen, profesional, dan selalu terdepan dalam mengabarkan setiap informasi di Surabaya," ucap Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono, Minggu (1/3/2026).
Baca juga: Akar Baru jatimnow.com di Usia 8 Tahun
Ia juga berpesan, usia ke 8 tahun jatimnow.com akan menjadi titik awal balik kembalinya jatimnow.com pada usia perintisan awal.
"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Anggota Komisi B DPRD Surabaya itu.
Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan apresiasi atas peran jatimnow.com dalam menyajikan informasi yang mencerahkan bagi masyarakat.
Baca juga: 8 Tahun jatimnow.com: Terimakasih Kolega
Sherlita yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dalam acara tasyakuran HUT ke-8 jatimnow.com menilai kehadirannya sebagai langkah tepat di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Berdasarkan data, tingkat penetrasi internet di Jawa Timur telah mencapai 82 persen. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat kini mengandalkan internet untuk mencari informasi, termasuk melalui media sosial dan media online.
Baca juga: Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
“Ke depan, jatimnow.com harus semakin terang. Menurut kami ini langkah yang tepat, karena penetrasi internet di Jawa Timur sudah mencapai 82 persen. Ketika masyarakat sudah menggunakan internet, mereka akan mencari informasi melalui media sosial dan media online, termasuk jatimnow.com,” ujarnya.
Di tempat sama, Anggota Komisi E DPRD Jatim Benjamin Kristianto juga berharap, jatimnow.com terus menjunjung tingga profesionalitas, serta menjadi kontrol dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.
"jatimnow harus tetap indepent, dan berkubu pada prinsip demokratis," kata Benjamin