Tim Gabungan di Kota Kediri Sidak Parcel, Pastikan Produk Aman dan Layak Konsumsi

Kamis, 05 Mar 2026 21:40 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Tim gabungan di Kota Kediri saat sidak parcel di Swalayan. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk menjamin produk makanan dan minuman yang dikemas dalam bentuk parcel aman dan layak konsumsi, Pemerintah Kota Kediri melalui Dispergain melakukan sidak Parcel dan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT), Kamis (5/4/2026). Sidak ini melibatkan tim gabungan dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Kesehatan, BPOM dan Polres Kediri Kota.

Tim gabungan memulai kegiatan dari kantor Disperdagin kemudian menuju dua titik lokasi yakni Toko Laksana Jaya dan Golden Swalayan. Dalam sidak tersebut, petugas memeriksa sejumlah aspek keamanan dan kelayakan produk seperti tanggal kedaluwarsa, izin edar BPOM/ PIRT, kondisi kemasan serta pelabelan produk.

Kepala Disperdagin, Moh. Ridwan dalam keterangannya mengatakan tujuan kegiatan ini ialah untuk melindungi konsumen dari makanan tidak layak konsumsi, menjamin keamanan produk sekaligus mengawasi kualitas produk yang beredar di masyarakat.

Baca juga: Pemkot Kediri Buka Program Balik Gratis 2026, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya

"Setelah kita lakukan pemeriksaan di lokasi pertama, alhamdulillah tidak ditemukan barang-barang yang kadaluwarsa. Hanya ada beberapa catatan terkait label harga, isian dan info masa kadaluwasanya yang terlalu kecil dan sudah kita infokan ke pemilik toko agar diperbaiki dengan tulisan yang lebih besar sehingga mudah dibaca oleh pembeli," jelasnya.

Ridwan juga mengimbau agar swalayan atau toko tidak menjual produk makanan dan minuman yang memiliki masa kadaluwarsa terlalu pendek untuk dikemas dalam parcel dan BDKT.

“Aturan makanan atau minuman yang dijual untuk parcel yaitu yang memiliki masa kadaluwarsa minimal  lima bulan. Hal ini untuk mengantisipasi parcel yang biasanya tidak langsung dibuka dan masih disimpan oleh penerima," tambahnya.

Dalam sidak, petugas juga menemukan mesin pendingin dengan suhu yang kurang optimal sehingga perlu dilakukan perbaikan agar kualitas  produk tetap terjaga.

“Kami menilai suhu pada lemari pendinginnya tadi sudah sangat berkurang, sehingga kita imbau pihak swalayan untuk melakukan perbaikan untuk menjaga kualitas produk tetap aman dan tidak rusak," ujarnya.

Baca juga: Investasi Kota Kediri Tahun 2025 Tumbuh 7,57%, Serap 23.468 Tenaga Kerja

Selain itu, petugas juga menemukan produk kue kering dengan warna yang mencolok. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan membawa sampel produk untuk dilakukan uji laboratorium.

\

"Dinas Kesehatan akan melakukan uji cepat dan hasilnya nanti akan segera diinformasikan. Jika hasilnya terbukti menggunakan pewarna tekstil dan bukan pewarna makanan, maka dari pihak swalayan akan kami informasikan agar tidak menjual produk tersebut ke masyarakat," tuturnya.

Ridwan juga berpesan kepada masyarakat agar lebih cermat dan teliti saat membeli produk. Sementara itu para pelaku usaha diharapkan dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dengan tidak mengedarkan produk yang tidak layak konsumsi karena berpotensi membahayakan kesehatan dan menimbulkan konsekuensi hukum.

"Sebagai konsumen, jangan hanya melihat dari segi harga saja. Perhatikan juga kualitas produk, cek tanggal kadaluarsa, izin edar, cek kemasan dan hindari produk dengan kemasan rusak," pesannya.

Baca juga: Wali Kota Kediri Ajak PKK Perkuat Peran Keluarga, Fokus Gizi dan Cegah Perkawinan Anak

Sementara itu, Novan pemilik Toko yang terletak di Jalan Brawijaya menyambut positif kegiatan sidak. Menurutnya kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk perhatian dari pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat.

“Saya tentu mendukung kegiatan ini, karena dengan kegiatan ini bisa lebih meyakinkan konsumen bahwa produk yang saya jual sudah sesuai standar perizinan edar, BPOM dan memenuhi kriteria lain," terangnya.

Novan menambahkan, toko miliknya tiap tahun melakukan persiapan dan menyediakan stok parcel sebelum memasuki puasa ramadhan. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan untuk menjamin rasa aman di masyarakat. Adanya masukan dan saran dari Disperdagin akan segera ditindaklanjuti dan melakukan perbaikan yang diperlukan.

Tags :
Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Kediri

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler