Menu MBG Ayam Suwir Bumbu Kuning Diduga Jadi Penyebab Anak TK di Jember Keracunan

Kamis, 21 Mei 2026 16:20 WIB
Reporter :
Sugianto
Suasana TK Hidayatullah Mubtadi'in (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menu Makan Bergizi Gratis (MBG), ayam suwir bumbu kuning diduga jadi penyebab belasan anak Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember mengalami keracunan.

Operator Sekolah TK Hidayatullah Mubtadi'in, Laili menyampaikan, anak-anak menyantab menu MBG dari SPPG Al-Mubarok Kaliwates saat jam istirahat berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (20/5/2026). Saat itu, anak-anak menyantap ayam suwir bumbu kuning. Sore, pihak sekolah menerima laporan anak-anak mengalami muntah.

"Tetapi laporan masuk ke sekolah itu sekitar pukul 4 sore dari 8 anak terlapor, dan 1 anak tersusul dan totalnya 9 anak. Dari masing-masing 9 anak mulai ada yang mulai muntah jam 12, 1-2 siang. Yang paling parah itu ada 3 anak," kata Laili, Kamis (21/5/2026).

Baca juga: Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

"Dari 9 anak yang periksa ada 5 anak dan 4 anak hanya diberi prebiotik sudah sembuh. Diberikan menu 20 Mei 2026 ayam suwir bumbu kuning," sambungnya.

Hingga saat ini, para pelajar TK sudah ada di rumah masing-masing, namun masih dilakukan rawat jalan.

"Kalau semalam, ada di puskesmas opname 1 anak. Ada yang muntah, mayoritas nyeri bagian perut dan sesak," ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Jember Rekom Penghentian SPPG Al-Mubarok dan Sumbersari 2 ke BGN

Laili menyebut, sejak menerima MBG dari SPPG Al-Mubarok Kaliwates belum pernah ada kejadian seperti ini. 

\

"Sebelumnya tidak ada, cuma ada satu keluhan dulu, saat dibawa pulang ternyata makanan sudah tidak layak," kisahnya.

Hingga kini, dari 9 siswa yang diduga keracunan masih belum masuk sekolah dikarenakan masih dalam kondisi belum pulih total. "Yang 9 anak belum masuk, tapi yang tidak keracunan masuk sekolah," ujarnya.

Baca juga: SPPG Al-Mubarok 3 Jember Minta Maaf Sebabkan Puluhan Murid TK Keracunan

Dari 69 siswa sekolah TK, kata Laili, hanya 9 anak yang mengalami gejala keracunan.  Dimungkinkan 9 anak tersebut imunnya kurang bagus.

Saat ini, distribusi MBG untuk sementara waktu masih dihentikan ke sekolah tersebut.

“MBG sementara kita stop dulu, sampai hari Jumat," tegasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Jember

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler