jatimnow.com - PT Bank UOB Indonesia memperkuat ekspansi bisnis di Jawa Timur melalui transformasi Kantor Cabang (KC) Bukit Darmo, Surabaya. Pembaruan konsep cabang itu menandai perubahan strategi layanan perseroan yang kini tidak hanya berfokus pada transaksi perbankan, tetapi juga pendampingan keuangan dan investasi bagi nasabah.
Transformasi tersebut menjadi bagian dari optimalisasi jaringan kantor UOB Indonesia seiring perubahan kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan. Nasabah kini dinilai semakin membutuhkan solusi keuangan yang lebih personal, mulai dari pengelolaan aset, investasi, pembiayaan, hingga perlindungan melalui produk asuransi.
Direktur Transaction Banking & Channel Solutions UOB Indonesia, W. Kartyono, mengatakan KC Bukit Darmo sebenarnya telah beroperasi sebelumnya. Namun, perseroan melakukan rebranding agar fungsi cabang lebih relevan dengan pola layanan perbankan masa kini.
Baca juga: KUA-PPAS 2027, Pemkab Lamongan Kejar Target Peningkatan Indeks Multi-Sektor
"Cabang ini kami transformasi karena kebutuhan nasabah telah berubah. Cabang tidak lagi hanya menjadi tempat bertransaksi, tetapi juga pusat layanan advisory, sehingga financial advisor kami dapat memberikan pendampingan yang lebih optimal kepada nasabah," ujar Kartyono di Surabaya, Kamis (23/7/2026).
Menurut dia, UOB Bukit Darmo mengusung konsep universal branch yang melayani seluruh segmen, baik nasabah individu maupun korporasi. Karena itu, UOB tidak membatasi fokus bisnis cabang hanya pada satu kelompok nasabah.
Kendati Surabaya Barat memiliki potensi besar untuk pengembangan bisnis affluent dan wealth banking, perseroan tetap menjaga keseimbangan pertumbuhan di seluruh lini bisnis.
"Seluruh cabang kami melayani individu maupun perusahaan. Target bisnisnya juga relatif merata sehingga tidak ada cabang yang hanya difokuskan pada satu segmen," katanya.
Selain memperkuat layanan transaksi, UOB menghadirkan fasilitas modern berupa Advisory Lounge dan area knowledge sharing. Fasilitas itu dirancang untuk mendukung konsultasi keuangan sekaligus meningkatkan literasi finansial bagi nasabah.
Transformasi jaringan kantor juga akan terus berlanjut di sejumlah kota strategis. Setelah Surabaya, UOB berencana memperbarui konsep cabang di Bali, Pondok Indah, dan Pluit.
Baca juga: PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Perkuat Distribusi Logistik Bangka Belitung
"Kami tidak berhenti di Surabaya. Fokus kami bukan hanya memperluas jaringan, tetapi juga memperbarui konsep cabang agar mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi nasabah," ungkap Kartyono.
Melalui pendekatan tersebut, UOB berharap dapat mendorong pemanfaatan berbagai solusi finansial secara lebih komprehensif, mulai dari tabungan, pembiayaan, investasi hingga asuransi.
"Kami ingin dana yang dipercayakan nasabah dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat lebih besar. Di saat yang sama, kami terus mengedukasi masyarakat agar dapat memanfaatkan produk keuangan sesuai kebutuhan mereka," ucapnya.
Di sisi lain, Network & Performance Head UOB Indonesia, Anton, melihat prospek pertumbuhan bisnis di Surabaya Barat masih sangat menjanjikan, terutama pada segmen affluent dan wealth management.
"Potensinya cukup besar, khususnya untuk nasabah premium. Kami optimistis pertumbuhan bisnis di wilayah ini bisa mencapai double digit dibandingkan kondisi saat ini," terangnya.
Baca juga: IIMS Surabaya 2026 Dibuka, Dorong Pasar Otomotif Jawa Timur
Secara nasional, UOB Indonesia kini mengoperasikan 81 kantor cabang. KC Bukit Darmo menjadi cabang kedua yang ditransformasi sepanjang 2026, bertepatan dengan momentum 70 tahun kehadiran UOB di Indonesia.
Peresmian cabang dihadiri W. Kartyono, Head of Channels and Digitalisation UOB Indonesia Ritaria Tjokromulio, RGM Java, Bali and Sulawesi & Partnership Upcountry Head Mei Sumiati, Asisten Direktur Bank Indonesia Jhordy Kashoogie Nazar, serta Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1 OJK Japarmen Manalu.
Melalui penguatan jaringan di Surabaya, UOB Indonesia menegaskan komitmennya memperluas akses layanan perbankan sekaligus mendukung kebutuhan bisnis dan investasi masyarakat di salah satu pusat pertumbuhan ekonomi terbesar di Indonesia.