Capaian Investasi Semester Awal di Tulungagung Telah Penuhi Target Setahun

Sabtu, 25 Jul 2026 09:10 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Kepala DPMPTSP Kabupaten Tulungagung, Imroatul Mufidah. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Capaian investasi di Kabupaten Tulungagung di semester pertama 2026 menunjukkan tren positif. Realisasi investasi telah melampaui target yang dipatok untuk satu tahun penuh.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung, nilai investasi hingga semester pertama 2026 telah mencapai Rp652,2 miliar. Angka tersebut setara dengan 119,45 persen dari target investasi tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp546 miliar.

Sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK) menjadi penyumbang terbesar capaian tersebut. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, investasi dari sektor UMK mencapai Rp467,9 miliar atau menyumbang lebih dari 75 persen terhadap total investasi semester pertama.

Baca juga: Sekolah Rakyat di Tulungagung Mulai Dibangun Bulan Oktober Mendatang

Kepala DPMPTSP Kabupaten Tulungagung, Imroatul Mufidah, mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari meningkatnya kepatuhan pelaku usaha dalam melaporkan kegiatan investasinya, serta semakin giatnya pihaknya mendorong pelaporan investasi kepada para pelaku UKM melalui sejumlah program.

Salah satunya adalah Klinik Investasi Responsif yang dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP), beberapa waktu yang lalu.

"Kontribusi investasi dari sektor UMK pada semester pertama mencapai Rp467,9 miliar. Ada beberapa faktor yang memengaruhi peningkatan ini, salah satu di antaranya keberadaan program MBG melalui pendirian dapur SPPG. Selain itu, pada Juni 2026 kami juga melakukan sosialisasi kepada pelaku UMK agar menyampaikan laporan semester pertama melalui program Klinik Investasi Responsif di MPP. Di sana kami membantu memperbaiki laporan yang masih kurang tepat sehingga pelaporannya menjadi lebih baik," ujarnya, Sabtu (25/7/2026).

Ia menjelaskan, sektor perdagangan tradisional menjadi penyumbang terbesar investasi UMK. Pedagang eceran dan usaha perdagangan skala kecil masih mendominasi dibandingkan sektor ritel modern.

"UMK yang paling banyak berkontribusi adalah perdagangan tradisional, bukan supermarket. Pedagang eceran dan usaha kecil lainnya menjadi penyumbang terbesar investasi di Tulungagung," jelasnya.

Baca juga: Hadiri Pengukuhan Pengurus FOR SANTRI, Ini Harapan Plt Bupati Tulungagung

Menurut Imroatul, capaian tersebut menunjukkan bahwa ekonomi kerakyatan di Tulungagung tetap tumbuh kuat meski kondisi ekonomi nasional maupun global masih menghadapi berbagai tantangan.

\

"Capaian ini menggambarkan bahwa ekonomi mikro kita kuat dan tidak terlalu terpengaruh kondisi ekonomi makro yang terjadi saat ini," tuturnya.

Meski demikian, DPMPTSP tidak ingin hanya bergantung pada sektor UMK. Ke depan, pemerintah daerah akan mulai menggenjot investasi dari sektor non-UMK yang hingga semester pertama baru menyumbang sekitar Rp83 miliar.

"Karena sektor UMK sudah melebihi target, tugas kami berikutnya adalah menjaga agar usaha-usaha tersebut tetap berjalan dan berkembang. Namun kami juga akan melakukan ekspansi untuk mengejar investasi dari sektor non-UMK yang saat ini masih sekitar Rp83 miliar," ungkapnya.

Baca juga: Gantikan Ayahnya, Wahyu Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Tulungagung

Untuk menarik investor berskala besar, Pemkab Tulungagung bersama DPRD tengah menyiapkan regulasi yang memberikan kemudahan berinvestasi.

"Kalau ingin menyasar pemodal besar di atas sektor mikro, pemerintah daerah harus memberikan kemudahan bagi mereka untuk menanamkan modal di Tulungagung. Itu yang nantinya akan diagendakan melalui Peraturan Daerah bersama DPRD," terangnya.

Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2025 sektor UMK menyumbang investasi sekitar Rp300 miliar. Sementara pada tahun 2026, baru memasuki semester pertama saja nilainya sudah melonjak menjadi Rp467,9 miliar.

Dengan capaian tersebut, DPMPTSP optimistis iklim investasi di Tulungagung akan terus tumbuh. Selain mempertahankan kekuatan sektor UMK sebagai tulang punggung ekonomi daerah, pemerintah juga akan membuka peluang yang lebih luas bagi investor besar agar pertumbuhan ekonomi di Tulungagung semakin kuat dan berkelanjutan.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Tulungagung

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler