jatimnow.com – JEC Eye Hospitals and Clinics kembali meraih Top Brand Award 2026 untuk kategori Rumah Sakit Mata. Penghargaan ini menjadi penanda tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan mata yang telah dibangun JEC selama 42 tahun.
Di tengah semakin banyaknya pilihan layanan kesehatan, JEC menilai bahwa popularitas sebuah institusi medis tidak cukup hanya diukur dari tingkat pengenalannya. Kepercayaan masyarakat menjadi faktor utama yang menentukan ketika pasien memilih layanan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan penglihatan dan kualitas hidup.
Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD, mengatakan penghargaan tersebut menjadi cerminan konsistensi JEC dalam menjaga mutu layanan selama lebih dari empat dekade.
Baca juga: Cara Klinik Mata KMU Cegah Pertumbuhan Mata Minus Sejak Dini
"Dalam layanan kesehatan, awareness dan trust sama-sama penting. Dikenal luas oleh masyarakat harus berjalan bersama kemampuan untuk menjaga kepercayaan melalui layanan yang aman, tepat, dan berkualitas," ujarnya, dalam siaran resmi, Jumat (31/6/2026).
Penghargaan itu juga datang pada momentum penting setelah JEC memasuki babak baru sebagai perusahaan terbuka melalui PT Nitrasanata Dharma Tbk dengan kode saham JECX. Status tersebut dinilai memperkuat komitmen perusahaan terhadap tata kelola yang baik, transparansi, serta perluasan akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat.
Baca juga: Kata Ricky Harun Bebas Kacamata usai Lasik di NEC Surabaya
Top Brand Award sendiri diberikan berdasarkan hasil survei independen terhadap 12.000 responden di 15 kota besar di Indonesia. Penilaian dilakukan melalui tiga indikator utama, yakni kekuatan merek di benak konsumen, performa di pasar, serta komitmen konsumen untuk kembali menggunakan layanan tersebut.
Selama 42 tahun berkiprah, JEC telah menangani lebih dari 250 ribu operasi katarak dan 150 ribu tindakan koreksi kelainan refraksi berbasis LASIK maupun SMILE. Pengalaman tersebut diperkuat dengan layanan subspesialis yang lengkap serta pemanfaatan teknologi oftalmologi terkini.
Saat ini JEC memiliki 16 jaringan rumah sakit dan klinik utama mata yang tersebar di berbagai kota, termasuk Surabaya, Semarang, Bali, Makassar, Kendari, hingga Pasuruan. Perluasan layanan juga didukung kerja sama dengan BPJS Kesehatan di sejumlah fasilitas serta pemanfaatan teknologi digital untuk skrining dini dan telemedicine.
Tak hanya fokus pada pelayanan klinis, JEC juga aktif mengembangkan edukasi kesehatan mata, peningkatan kompetensi tenaga medis, kolaborasi ilmiah, hingga program sosial seperti Bakti Katarak JEC bagi masyarakat yang membutuhkan akses operasi katarak.
Ke depan, JEC berencana memperluas jangkauan layanan dengan mengembangkan fasilitas kesehatan mata di Kawasan Ekonomi Khusus Sanur, Bali, sekaligus membuka dua cabang baru di Tangerang dan Kediri. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan mata yang semakin dekat dengan masyarakat.