jatimnow.com - Asap tebal masih terlihat membumbung dari bangkai KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Sumenep Madura, Minggu (2/8/2026). Kondisi tersebut terpantau dari udara melalui patroli pesawat NC 212-200 Aviocar U-6206 milik Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal), pada Senin (3/8/2026)
Berdasarkan hasil pemantauan sekitar pukul 15.30 WIB, tidak tampak lagi kapal-kapal penyelamat berada di sekitar lokasi kapal yang hangus terbakar. Pesawat patroli kemudian mengitari area kejadian untuk memastikan kondisi di sekitar KMP Mutiara Sentosa 2.
Hingga saat ini, Tim SAR gabungan telah mengevakuasi 227 penumpang dalam kondisi selamat, sementara lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Baca juga: Tim DVI Polda Jatim Identifikasi 5 Korban KMP Mutiara Sentosa 2, Ini Daftarnya
Di sisi lain, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Jawa Timur memastikan seluruh lima korban meninggal berhasil diidentifikasi. Proses identifikasi dilakukan sesuai standar ilmiah DVI untuk memberikan kepastian identitas kepada keluarga korban.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, sejak insiden terjadi jajaran Polda Jatim bersama Polres di wilayah Madura bergerak cepat berkolaborasi dengan berbagai instansi dalam proses evakuasi dan identifikasi korban.
Baca juga: KRI Nala-363 Sandar, Bawa Puluhan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2
Untuk mempercepat penanganan, empat posko darurat dan Posko DVI didirikan di sejumlah titik strategis, yakni RSUD Sumenep, Pelabuhan Kalianget, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, serta Posko DVI di RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya.
“Hingga hari ini, lima kantong jenazah telah diterima dan seluruhnya berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Jawa Timur,” ujar Jules di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya, Senin (3/8/2026).
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Jatim selaku Komandan Operasi DVI, Kombes Pol. Dr. dr. Wahono Edhi, menjelaskan identifikasi dilakukan menggunakan data primer berupa sidik jari serta data sekunder, seperti pemeriksaan gigi, data medis, identifikasi visual, hingga barang kepemilikan korban.
Baca juga: Koarmada II Kerahkan KRI dan Pesawat Untuk Operasi SAR KM Mutiara Sentosa 2
“Kami melakukan identifikasi menggunakan data primer berupa sidik jari, serta data sekunder seperti pemeriksaan gigi, data medis, visual, dan barang kepemilikan. Alhamdulillah, seluruh lima jenazah berhasil terverifikasi dan segera kami serahkan kepada pihak keluarga,” terang Wahono.
Proses identifikasi melibatkan kolaborasi BPBD, Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Jatim, Ditpolairud Polda Jatim, RS Bhayangkara Surabaya, RS Bhayangkara Pamekasan, Sie Dokkes Polres Sumenep beserta jajaran Polres Madura, Polres KP3 Tanjung Perak, hingga PPDS Forensik FK Unair.