Prabowo Apresiasi Bank Emas BSI, Nasabah Bullion Melonjak 700 Persen

Selasa, 18 Agu 2026 11:31 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Presiden Prabowo mengapresiasi kinerja bullion bank BSI yang mencatatkan lonjakan nasabah 700?n kelolaan emas 24 ton hingga Juni 2026. (Foto: BSI for jatimnow.com)

jatimnow.com - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi khusus terhadap lompatan kinerja bank emas (bullion bank) nasional dalam Sidang Tahunan MPR RI, serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Apresiasi tersebut menjadi sinyal kuat pengakuan pemerintah terhadap penguatan ekosistem emas nasional, yang salah satu motor utamanya digerakkan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Satu tahun pascadiresmikan sebagai bullion bank, BSI mencatatkan akumulasi emas kelolaan hingga 24,01 ton per Juni 2026.

Baca juga: Spektakuler, Relawan BUMN Kibarkan Bendera 81 Meter di Aceh Tamiang

Ekspansi bisnis komoditas mulia ini sekaligus memperluas akses investasi aman bagi masyarakat di tengah ketidakpastian pasar global.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyambut hangat pengakuan dari Kepala Negara. Menurutnya, respons positif Presiden menjadi pelecut semangat perseroan untuk terus memperkuat fondasi industri emas berbasis syariah di tanah air.

"Terima kasih atas apresiasi Bapak Presiden Prabowo Subianto terhadap kontribusi BSI dalam pengembangan bank emas. Pengakuan ini mempertegas peran perseroan dalam memperkuat ekosistem emas nasional," ujar Anggoro.

Baca juga: BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah Perkuat Ekonomi Syariah

Akumulasi bisnis perbankan emas BSI menunjukkan tren akselerasi yang tajam sepanjang 2026. Jumlah nasabah bullion perseroan melesat hingga 700 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

\

Lonjakan basis nasabah ini berdampak langsung pada pendapatan berbasis komisi atau fee-based income (FBI) dari bisnis emas BSI, yang melonjak 712 persen (YoY).

Sebagai salah satu pendiri Indonesian Bullion Market Association (IBMA), BSI tidak hanya fokus pada monetisasi produk perbankan, tetapi juga aktif membangun infrastruktur dan standarisasi pasar emas domestik.

Baca juga: BSI Perkuat Ekonomi Umat lewat Green Zakat Berbasis Potensi Lokal

Pertumbuhan agresif ini memperlihatkan pergeseran perilaku masyarakat yang semakin mempercayai instrumen emas formal perbankan sebagai aset pelindung nilai (safe haven).

Integrasi layanan emas dalam sistem perbankan syariah kini menjadi salah satu pilar baru pertumbuhan kinerja BSI.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler