jatimnow.com – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, PT PLN (Persero) menghadirkan program spesial bertajuk "Merdeka Daya". Program ini memberikan keuntungan berupa diskon 50 persen untuk biaya tambah daya listrik. Promo ini berlaku secara terbatas, mulai tanggal 17 hingga 25 Agustus 2026.
Promo diskon setengah harga ini dapat dinikmati oleh konsumen dari semua golongan tarif. Untuk mendapatkan penawaran ini, pelanggan diwajibkan memenuhi syarat transaksi melalui aplikasi PLN Mobile.
Di antaranya telah melakukan minimal satu kali transaksi pembelian token listrik atau pembayaran tagihan melalui aplikasi PLN Mobile. E-Voucher diskon kemudian dapat diklaim melalui banner promo tambah daya di aplikasi PLN Mobile selama periode berlangsung.
Baca juga: Tarif Listrik PLN Triwulan 2026 Resmi Tidak Naik, Cek Daftar Lengkapnya
Promo berlaku bagi konsumen tegangan rendah 1 fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin menambah daya hingga maksimal 7.700 VA. Pelanggan harus sudah terdaftar sebagai pelanggan PLN sebelum 1 Agustus 2026. Pelanggan wajib telah melunasi seluruh tagihan listrik atau kewajiban lainnya.
Dengan adanya diskon 50 persen, biaya penyambungan (BP) menjadi jauh lebih terjangkau. Sebagai ilustrasi, pelanggan dengan daya awal 450 VA yang ingin naik ke 900 VA kini hanya perlu membayar Rp210.825 dari harga normal Rp421.650. Sementara itu, pelanggan daya 900 VA yang naik ke 1.300 VA cukup membayar Rp187.400 dari tarif normal Rp374.800.
Terkait pembayaran dan layanan purnajual, PLN menetapkan beberapa aturan tegas:
Baca juga: Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap
1. Biaya penyambungan wajib dibayar penuh di muka tanpa sistem cicilan.
2. Satu akun PLN Mobile hanya berhak atas maksimal 4 e-voucher yang khusus digunakan untuk akun tersebut.
3. Maksimal penggunaan adalah 1 kali promo per IDPEL selama periode berlaku.
4. Pelanggan tidak diperkenankan melakukan turun daya minimal satu tahun setelah realisasi program tambah daya ini.
5. Promo ini tidak akan menimbulkan penguatan jaringan, perubahan fasa, tarif, maupun jenis layanan.