400 Peserta Ikuti Vaksinasi HPV Dosis Ketiga di Surabaya

Jumat, 21 Agu 2026 15:48 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Peserta mengikuti vaksinasi HPV dosis ketiga di BBPOM Surabaya sebagai upaya memperkuat pencegahan kanker serviks. (Foto: BBPOM for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 400 peserta dari Surabaya dan sejumlah daerah di sekitarnya melengkapi vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dosis ketiga di Kantor Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya, Kamis-Jumat (20-21 Agustus 2026).

Vaksinasi HPV dosis ketiga menjadi bagian lanjutan dari rangkaian vaksinasi yang sebelumnya telah diberikan kepada peserta dalam dosis pertama dan kedua. Kegiatan ini sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk memperkuat perlindungan terhadap infeksi HPV yang menjadi salah satu faktor risiko kanker serviks.

Kepala BBPOM di Surabaya Yudi Noviandi mengatakan pencegahan penyakit perlu dilakukan sedini mungkin. Menurut dia, vaksinasi dapat menjadi salah satu bentuk perlindungan kesehatan yang dilengkapi dengan pola hidup sehat dan pemeriksaan atau deteksi dini.

Baca juga: Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, Pemkot Kediri Perluas Vaksinasi HPV untuk Siswi SD

“Melalui fasilitasi vaksinasi HPV ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan perlu dilakukan sejak dini. Vaksinasi menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilengkapi dengan pola hidup sehat dan deteksi dini,” kata Yudi.

Bagi peserta, penyelesaian vaksinasi hingga dosis ketiga juga memberikan kepastian bahwa rangkaian perlindungan yang dijalani dapat dituntaskan. Manda, peserta asal Kabupaten Nganjuk, mengaku senang bisa menyelesaikan seluruh tahapan vaksinasi.

Baca juga: Hari Kartini, YKI Lamongan Gaungkan Gerakan Sadari hingga Skrining Kanker Serviks

Selain memudahkan akses vaksinasi, kegiatan itu menurut Manda turut meningkatkan pemahamannya mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah kanker serviks sejak dini.

\

Upaya pencegahan kanker serviks juga menjadi perhatian pemerintah di tingkat nasional. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof Taruna Ikrar menegaskan kanker serviks merupakan penyakit yang dapat dicegah.

Baca juga: Periksa Kanker Serviks Termurah di Indonesia Ada di Tulungagung, Kok Bisa?

“Vaksinasi HPV bukan hanya menyelamatkan nyawa, tetapi mengurangi beban kesehatan dan sosial dari penyakit yang dapat kita cegah. Setiap nyawa perempuan yang hilang adalah kehilangan yang tidak seharusnya terjadi,” ujar Taruna.

Melalui vaksinasi HPV, BBPOM Surabaya mendorong masyarakat tidak hanya mengandalkan satu bentuk pencegahan. Perlindungan kesehatan perlu berjalan beriringan dengan penerapan pola hidup sehat serta deteksi dini untuk menekan risiko kanker serviks.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler