jatimnow.com - Pikap yang memuat sound horeg dalam acara karnaval di Desa Curah Malang, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember menabrak poskamling hingga menimpa dua anak-anak dan ibu rumah tangga.
Pikap awalnya dikemudikan oleh Puji (45) asal Dusun Gumawang. Kemudian pikap isuzu Traga tersebut dikemudikan Toni (45) asal Dusun Krajan desa setempat saat berada di tikungan sekitar pukul 21.50 WIB.
Saat di tikungan itu, ekor sound menyenggol poskamling hingga ambruk dan 6 sub salon jatuh menimpa tiga orang tersebut. Petugas sound sempat menata kembali yang jatuh lalu pergi.
Baca juga: Awas Bahaya Sound Horeg, Pakar Ingatkan Ancaman Tuli Permanen hingga Vertigo
Ketiga korban yang tertimpa sound horeg, yakni Bu Siah (45), Tian (9) dan Bela (10) asal Dusun Gumuksari, Desa Curah Malang.
"Tiga orang itu tidak parah, jatuh tertimpa sound. Semua di bawa ke puskesmas dan tadi dua orang sudah dipulangkan, yang satunya dirawat di puskesmas Nogosari," kata Camat Rambipuji, Roni Herman Baza, Kamis (27/8/2026).
Baca juga: Pemkab Kediri Atur Penggunaan Sound System untuk Karnaval HUT RI
Camat Rambipuji juga melaporkan kejadian tersebut ke Bupati Jember Muhammad Fawait. "Intinya itu ganti sopir, dan bukan sopir aslinya," urai Roni.
Menurut Camat Rambipuji, peristiwa itu terjadi saat karnaval yang diadakan oleh Desa Curah Malang. Saat kejadian pikap yang menabrak poskamling hingga 6 sub salon terjatuh melaju di jalan desa bersama peserta karnaval yang lain.
Saat ini pikap yang memuat sound tersebut diamankan di Polsek Rambipuji untuk dilakukan penyelidikan.
Baca juga: Polres Tulungagung Larang Penggunaan Sound Horeg Dalam Kegiatan SOTR
“Sekarang pikap di kantor polisi," ujar Roni.
Panitia pelaksanaan karnaval budaya Desa Curah Malang Rambipuji komitmen membantu korban dan memberikan pengobatan sampai pulih seperti sedia kala.