Cair! Begini Cara Cek Bansos Kemensos September 2026

Rabu, 02 Sep 2026 11:51 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Masyarakat dapat mengecek status bansos Kemensos menggunakan NIK KTP 16 digit melalui situs resmi Cek Bansos. (Foto ilustrasi: Gemini AI/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) tahap III mulai disalurkan pada Agustus 2026. Salah satu bantuan yang dicairkan yakni Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Program Sembako senilai Rp600.000.

Dana Rp600.000 itu bukan bantuan untuk satu bulan. Nilainya merupakan akumulasi bantuan Rp200.000 per bulan selama tiga bulan, yakni untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Penyaluran BPNT tahap III berlangsung secara bertahap. Waktu pencairan setiap penerima dapat berbeda karena bergantung pada kesiapan data, daftar bayar, wilayah, serta mekanisme penyaluran melalui bank atau PT Pos.

Baca juga: Pemkab Lamongan Salurkan 5.000 Ton Beras Bansos Pangan, Pastikan Tepat Sasaran

Dengan demikian, penerima yang belum mendapatkan dana pada awal periode penyaluran tidak serta-merta dinyatakan tidak menerima BPNT. Pencairan masih berjalan sesuai mekanisme masing-masing wilayah dan penyalur.

Masyarakat dapat mengecek status bansos Kemensos menggunakan NIK KTP 16 digit melalui situs resmi Cek Bansos. Data yang ditampilkan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Layanan tersebut juga menampilkan informasi mengenai desil atau kelompok tingkat kesejahteraan keluarga. Posisi desil menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran penerima bantuan sosial.

Untuk cek bansos Kemensos, masyarakat cukup mengakses situs resmi Cek Bansos, kemudian memasukkan NIK sesuai KTP dan kode huruf yang muncul pada layar.

Setelah kode dimasukkan, pengguna dapat menekan tombol “Cari Data” untuk melihat informasi yang tersedia.

Cara cek bansos Kemensos dengan NIK

Berikut langkah yang perlu dilakukan:

1. Buka situs resmi Cek Bansos Kemensos.
2. Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
3. Ketik huruf kode yang tampil pada kotak.
4. Jika kode sulit dibaca, lakukan penyegaran kode.
5. Klik tombol “Cari Data”.

Hasil pencarian akan mengacu pada data DTSEN yang digunakan pemerintah dalam pemetaan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Apa arti desil dalam data bansos?

Baca juga: Vonis Yudi dan 7.353 KPM: Judi Online Bisa Mengancam Bansos

Desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang disusun berdasarkan sejumlah variabel sosial ekonomi.

\

Penilaiannya mencakup kondisi individu, seperti pekerjaan dan pendidikan, kondisi tempat tinggal, termasuk daya listrik, serta kepemilikan aset.

Data kesejahteraan dibagi menjadi 10 desil. Masing-masing desil merepresentasikan 10 persen kelompok keluarga di Indonesia berdasarkan tingkat kesejahteraannya.

Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah. Sementara desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi.

Desil menentukan sasaran bansos

Desil juga menjadi salah satu dasar penentuan sasaran program bantuan sosial.

Baca juga: Puluhan Anak Yatim Doakan Indonesia dalam Istighfaroh Taman Zakat

Keluarga yang berada pada desil 1 hingga desil 4, atau 40 persen kelompok terbawah, dapat diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Sembako.

Sementara keluarga yang berada pada desil 5 dapat diusulkan menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Namun, posisi desil tidak bersifat permanen. Data dapat berubah mengikuti kondisi sosial dan ekonomi keluarga.

Jika desil yang tercantum dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi faktual.

Selanjutnya, perhitungan desil akan dilakukan kembali oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara berkala.

 

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler