Hari Kedua Demo Mahasiswa UINSA, Rektorat Kirim Mediator

Kamis, 17 Sep 2026 12:53 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Pertemuan mahasiswa UINSA dengan perwakilan rektorat. (Foto: Nur Ifansyah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya kembali menggelar aksi di depan Gedung Rektorat, Kamis (17/9/2026).

Aksi hari kedua ini merupakan lanjutan dari sebelumnya dengan tuntutan yang masih sama, yakni meminta Akhmad Muzakki turun dari jabatannya sebagai rektor.

Pantauan di lokasi, mahasiswa mulai berkumpul di kawasan depan Gedung Rektorat UINSA sejak pukul 10.15. Sejumlah aparat kepolisian dan TNI tampak melakukan pengamanan di sekitar lokasi aksi.

Baca juga: Keamanan Larang Wartawan Liput Demo Penurunan Rektor UINSA

Mahasiswa bergantian menyampaikan orasi di depan gedung rektorat. Mereka juga membawa sejumlah poster yang berisi tuntutan terhadap pihak kampus.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa sempat ditemui oleh pihak rektorat yang diwakili Farid dari bagian kemahasiswaan. Pertemuan bertujuan agar mahasiswa mau berkompromi dengan rektorat terkait tuntutan mereka.

Koko, salah satu orator aksi, mengatakan mahasiswa masih merasa belum puas dengan respons yang diberikan pihak rektorat dalam pertemuan tersebut.

"Tadi sudah ditemui pihak rektorat yang diwakili Pak Farid dari kemahasiswaan. Namun, kami masih kurang puas dengan apa yang disampaikan pihak rektorat," ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa UINSA Usir Aparat saat Pengamanan Demo Dalam Kampus

Ia menegaskan tuntutan mahasiswa dalam aksi kali ini masih sama dengan aksi sebelumnya. Menurut ia, aksi ini merupakan bagian dari rangkaian aksi lanjutan mahasiswa UINSA.

\

"Tuntutannya tetap sama dan ini merupakan aksi lanjutan," tegasnya.

Koko menyebut terdapat dua tujuan utama yang ingin dicapai mahasiswa melalui aksi ini. Mahasiswa meminta agar Muzakki menemui mereka secara langsung atau memilih turun dari jabatan sebagai Rektor UINSA.

"Tujuan dari aksi ini adalah kami ditemui Muzakki atau beliau turun dari jabatan," tegas Koko.

Baca juga: Demo UINSA Hari Kedua Memanas, Komisi VIII DPR RI Upayakan Panggil Kemenag

Mahasiswa sebelumnya juga menyampaikan sejumlah tuntutan lain yang terangkum dalam tuntutan 1+7. Selain meminta Muzakki mundur atau dicopot dari jabatan, mahasiswa menyoroti persoalan keterbukaan informasi publik, kasus Kopertais, keterlambatan pembagian buku, KTM dan almamater mahasiswa baru, hingga penerimaan mahasiswa baru yang dinilai berdampak pada keterbatasan fasilitas kampus.
Mereka juga menuntut evaluasi terhadap kebijakan jam malam, penentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta mekanisme peminjaman tempat di lingkungan kampus.

 

Reporter : Nur Ifansyah

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler