Pixel Code jatimnow.com

Arema FC Vs Persik Kediri, Empat Striker Singo Edan Diragukan Tampil

Editor : Yanuar D   Reporter : Avirista Midaada
Mauro Ziljstra penyerang Diaspora Timnas Indonesia ini masih belum 100 persen fisiknya pulih. (Foto: Arema FC/jatimnow.com)
Mauro Ziljstra penyerang Diaspora Timnas Indonesia ini masih belum 100 persen fisiknya pulih. (Foto: Arema FC/jatimnow.com)

jatimnow.com - Arema FC terancam bermain tanpa penyerang murni saat melawan Persik Kediri, dalam lanjutan Super League 2026/2027. Gustavo Henrique masih dibekap cedera, Mauro Ziljstra masih pemulihan kebugaran, pasca cedera, Samuel Otusanya pun baru bergabung, serta belum 100 persen pulih usai dibekap cedera. 

Satu-satunya penyerang murni yang tersedia yakni Razza Fachrezi, penyerang muda berusia 22 tahun yang sangat berisiko diturunkan di laga Derby Jawa Timur itu.

Ziljstra memang sudah mencetak satu gol di laga perdananya bersama Arema FC melawan Isen Mulang Kalteng FC. Tapi penyerang Diaspora Timnas Indonesia itu masih belum 100 persen fisiknya pulih. Hal ini membuat Arema FC mendatangkan Samuel Otusanya, penyerang muda 22 tahun asal Nigeria.

Pelatih Arema FC Marcos Vinicius dos Santos Goncalves mengungkapkan, Mauro Ziljstra dan Samuel Otusanya memiliki karakteristik yang sama. Selain sama-sama bertipe target man, kedua pemain juga bisa bermain di sektor penyerang sayap yang lebih melebar.

"Kedua pemain itu memiliki karakteristik sama, dia (Ziljstra) mungkin sudah mencetak gol. Namun saat ini saya tidak memiliki sosok penyerang murni (nomor 9) yang siap pakai," ujar Marcos Vinicius dos Santos Goncalves atau Marcos Santos, saat konferensi pers di Kantor Arema FC, Kamis sore (17/9/2026).

Sedangkan penyerang asing asal Nigeria Samuel Otusanya yang baru didatangkan Arema FC, juga masih terkendala dalam fisiknya. Marcos menilai, secara fisik Otusanya belum siap 100 persen, termasuk dari sisi pemahaman taktik dan adaptasi dengan tim. Hal ini membuatnya diragukan tampil melawan Persik Kediri dengan intensitas laga tinggi.

Baca juga:
Sukses Curi Poin Dari Kandang Arema FC, Ini Kata Pelatih Persik Kediri

"Dia (Otusanya) baru saja pulih dari cedera yang membuatnya absen selama sekitar enam minggu, sehingga dia masih berlatih untuk mencapai kondisi fisik terbaiknya. Namun, Otusanya juga memiliki opsi untuk bermain sebagai pemain sayap, bukan hanya sebagai penyerang tengah," jelasnya.

Makanya opsi bermain tanpa penyerang murni, menjadi hal yang bisa jadi dipilih oleh Marcos di laga melawan Persik Kediri, Jumat sore (18/9/2026). Apalagi kondisi ketiga penyerang Arema FC yang belum siap 100 persen di laga pekan ketiga. 

Di sisi lain, tanpa penyerang murni pun Arema FC menjadi tim terproduktif dalam dua laga terakhir dengan 7 gol yang dicetak, terdiri dari 4 gol di pekan pertama dan 3 gol di pekan kedua saat bertandang ke markas PSM Makassar

Baca juga:
Ribuan Personel Gabungan Disiapkan Amankan Laga Derby Jatim Arema FC vs Persik

"Penyerang memang memang penting dan merupakan bagian dari strategi, tetapi hal itu tidak menjadi satu-satunya penentu bagi kita. Kita punya berbagai cara dan opsi permainan yang berbeda, dan yang terpenting adalah memenangkan pertandingan," tegasnya.

Laga Arema FC vs Persik Kediri akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada pekan ketiga Super League musim 2026-2027, Jumat sore (18/9/2026) pukul 15.30 WIB.