jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Mengaku sudah menyiapkan langkah antisipasi menyambut datangnya musim pancaroba dan penghujan. Persiapan ini terutama ditujukan untuk daerah-daerah rawan bencana, seperti banjir dan longsor.
"Kalau banjir, solusi kita di Desa Pelangwot Laren-Sedayulawas Kabupaten Lamongan yang rencananya akan dinaikkan 1000 meter kubik sementara masih 600 meter kubik," ujar Soekarwo usai memimpin rakor ketertiban dan keamanan untuk Pilpres 2019 di Mal Grand City Surabaya, Selasa (6/11/2018).
Langkah tersebut, menurut Soekarwo, sudah mampu menahan air tidak meluber.
"Itu sudah ndak tumpah, mencep-mencep sekarang, tapi ndak tumpah. Sudah ndak lagi jebol," ujar Pakde Karwo sapaan akrabnya.
Perhatian Pemprov Jatim pada musim penghujan ini, selain bajir adalah penyakit demam berdarah yang diakibatkan banyaknya genangan air tempat berkembang biak nyamuk. Soekarwo menghimbau agar gerakan juru pemantau jentik (Jumantik) lebih digiatkan.
"Kalau musim hujan sekarang yang paling penting itu Jumantik, korbannya lebih banyak daripada banjir," imbuhnya.
Antisipasi Musim Penghujan, Ini Langkah Pemprov Jatim
Selasa, 06 Nov 2018 17:01 WIB
Reporter :
Arry Saputra
Arry Saputra
Berita Terbaru
8 Tahun jatimnow.com: Terimakasih Kolega
Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Lakukan Penipuan, Perempuan Asal Bojonegoro Ditangkap Polisi di Tulungagung
Persik Kediri Kalah, Marcos Sebut Permainan Buruk dan Tak Maksimal
Tretan JatimNow