Evaluasi MRLL Dishub Jember Uji Coba Perubahan Arus di Jalan Diponegoro

Sabtu, 03 Okt 2026 19:40 WIB
Reporter :
Sugianto
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember Gatot Triyono (Foto: Diskominfo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) melakukan evaluasi dan penyempurnaan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Jalan Samahudi dan koridor Pasar Tanjung.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember Gatot Triyono mengatakan, evaluasi dilakukan untuk mendistribusikan beban lalu lintas dan mengoptimalkan akses masyarakat menuju kawasan Pasar Tanjung.

"Hasil monitoring menunjukkan bahwa setelah penerapan MRLL, terjadi perubahan distribusi arus lalu lintas pada jaringan jalan di sekitar kawasan Pasar Tanjung," ujarnya, Jumat (2/10/2026) malam.

Baca juga: Penataan Pasar Tanjung, Pemkab Jember Diskusi Terbuka Bersama Pedagang

Beberapa ruas yang mengalami peningkatan kepadatan dan antrean pada jam tertentu yakni Jalan Ahmad Yani segmen Pemkab Jember–Tugu Koperasi, Jalan Trunojoyo segmen Tugu Koperasi–Simpang Fore, serta Simpang 3 Gatot Subroto.

Selain monitoring di lapangan, Dishub juga menampung masukan masyarakat melalui media sosial dan kanal pengaduan Wadul Gus'e.

"Salah satu masukan yang menjadi perhatian adalah perubahan akses perjalanan dari arah Gebang/Sultan Agung menuju kawasan Talangsari dan Pasar Tanjung, yang dinilai berdampak terhadap jarak dan waktu tempuh serta mengarahkan kendaraan melalui ruas yang mengalami kepadatan," tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, Forum LLAJ menyepakati uji coba perubahan sirkulasi arus di Jalan Diponegoro, dengan mengarahkan arus dari arah utara ke selatan menuju Jalan Trunojoyo.

Uji coba ini diharapkan dapat memecah konsentrasi arus yang sebelumnya menumpuk di koridor Jalan Ahmad Yani–Tugu Koperasi dan menyebarkannya melalui jaringan jalan alternatif menuju Pasar Tanjung dan Talangsari.

Baca juga: Kasus Flu dan ISPA Merebak, PMI Jember Bagikan Masker ke Pengguna Jalan

"Uji coba perubahan arus lalu lintas tersebut akan mulai dilaksanakan pada Senin, 5 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB," kata Gatot.

\

Dishub menegaskan uji coba ini masih dalam rangka evaluasi MRLL. Efektivitasnya akan terus dipantau berdasarkan tingkat kepadatan, antrean, waktu tempuh, dan aksesibilitas masyarakat.

Terkait pengamanan, Dishub bersama Satlantas akan melakukan penyesuaian perlengkapan jalan, pengaturan dan pengamanan di titik-titik simpul, serta pengendalian parkir.

Perhatian khusus diberikan pada segmen Simpang Semar menuju Simpang Samahudi dan hambatan samping di koridor yang terdampak perubahan arus.

Baca juga: Pertumbuhan Simpanan Bank di Sekarkijang, Lumajang Tertinggi, Jember Terbesar

"Selain itu, perubahan sirkulasi di kawasan Simpang Jalan Trunojoyo akan mendapatkan manajemen khusus karena merupakan salah satu titik yang berpotensi menimbulkan pelanggaran lalu lintas maupun laka lantas apabila tidak diantisipasi dengan pengaturan yang memadai," jelasnya.

Gatot mengimbau masyarakat memperhatikan rambu dan petunjuk petugas selama masa uji coba.

"Hasil pelaksanaan uji coba selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi Forum LLAJ Kabupaten Jember untuk menentukan penyempurnaan manajemen dan rekayasa lalu lintas di kawasan Pasar Tanjung dan jaringan jalan di sekitarnya," pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Jember

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler