Polisi Periksa 5 Orang Dalami Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat di Jember

Kamis, 22 Okt 2026 19:05 WIB
Reporter :
Sugianto
Unit PPA Satreskrim Polres Jember mendalami dugaan kekerasan terhadap siswa Sekolah Rakyat. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Jember memeriksa lima orang saksi untuk mendalami dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah Rakyat di Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Jember. Peristiwa tersebut diduga melibatkan mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) Bogor.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jember, Ipda Alfan Febrianto, mengatakan lima saksi yang telah diperiksa terdiri dari orang tua korban, korban, dan pihak sekolah.

“Lima orang saksi telah kita periksa. Saat ini masih dalam proses pendalaman,” ujar Alfan, Kamis (22/10/2026).

Baca juga: Rampok Toko Emas di Jember Terjerat Utang Rp80 Juta akibat Judi Online

Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap kronologi kejadian yang dilaporkan berlangsung di lingkungan Sekolah Rakyat beberapa hari lalu.

Sementara itu, polisi belum meminta keterangan dari pihak yang diduga terlibat. Penyidik masih memprioritaskan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

“Untuk terduga pelaku masih belum kami minta keterangan. Kami fokus terhadap pelapor maupun saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” jelasnya.

Baca juga: Berupaya Kabur ke Bali, Pelaku Perampokan Toko Emas di Jember Ditangkap

Alfan menyebutkan, berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, pihak yang diduga terlibat merupakan mahasiswa Unhan yang sedang menjalani magang di Sekolah Rakyat. Namun, penyidik masih mendalami informasi tersebut dan belum menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab.

\

Di tengah proses penyelidikan, kondisi ketiga korban dilaporkan telah membaik. Mereka kini sudah berada di rumah masing-masing.

Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial melalui unit pelaksana teknis (UPT) untuk memberikan pendampingan kepada anak-anak yang menjadi korban maupun saksi dalam perkara tersebut.

Baca juga: Mahasiswa Pembimbing di Sekolah Rakyat Jember Hajar Tiga Siswa, Keluarga Lapor Polisi

“Kemarin kami bersama teman-teman dari Dinas Sosial melalui UPT melakukan pendampingan terhadap saksi-saksi dan korban yang merupakan anak-anak,” ungkapnya.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan untuk memperjelas kronologi kejadian sekaligus mendalami dugaan keterlibatan pihak yang disebut dalam laporan awal.

Penanganan perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Polisi belum menyampaikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas maupun peran pihak yang diduga terlibat.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Jember

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler