SMKN 2 Ponorogo Berikan Layanan Facial dan Potong Rambut Gratis di Panti Asuhan

Sabtu, 31 Okt 2026 16:36 WIB
Reporter :
Ahmad Fauzani
Penghuni panti asuhan Al Ikhlas saat potong rambut gratis oleh siswa SMKN 2 Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Senyum dan rasa penasaran terlihat dari wajah anak-anak penghuni Panti Asuhan Al Ikhlas, Jalan Muria, Ponorogo, Sabtu (31/10/2026). Satu per satu mereka duduk bergantian di hadapan siswa SMKN 2 Ponorogo. Ada yang bersiap mendapatkan potongan rambut baru, sementara lainnya menikmati perawatan wajah atau facial.

Di tangan para siswa, gunting, sisir, hingga perlengkapan kecantikan yang biasanya digunakan untuk praktik di sekolah kini menjadi sarana berbagi kebahagiaan. Bagi sebagian penghuni panti, kesempatan mendapatkan perawatan wajah secara gratis menjadi pengalaman yang tidak setiap hari mereka rasakan.

“Alhamdulillah, Mbak, bisa facial gratis. Rasanya segar ini muka,” ujar salah satu penghuni Panti Asuhan Al Ikhlas Ponorogo, Sari.

Baca juga: Last Child dan Ndarboy Gank Meriahkan Gelaran Kemilau Pekan Raya Ponorogo

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Bakti SMKN 2 Ponorogo Tahun 2026 untuk memperingati Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Berbeda dari kegiatan bakti sosial yang umumnya berfokus pada penyaluran bantuan kebutuhan pokok, kali ini sekolah tersebut memilih menghadirkan layanan yang sekaligus menjadi ruang praktik bagi para siswanya. Ada tiga layanan utama yang diberikan, yakni pangkas rambut laki-laki, pangkas rambut perempuan, serta facial dan analisis kulit atau skin analysis.

Sekretaris Panti Asuhan Al Ikhlas Ponorogo, Syamsu Arifin, mengatakan kehadiran siswa SMKN 2 Ponorogo disambut antusias oleh para penghuni panti. Sejak mendapatkan informasi mengenai rencana kegiatan tersebut, anak-anak sudah menunjukkan ketertarikan untuk mengikuti layanan yang disediakan. Dari total 65 penghuni panti, hampir 90 persen di antaranya memanfaatkan layanan bakti sosial tersebut.

“Ini bisa dilihat dari antusiasmenya anak-anak. Begitu kami sampaikan SMK Negeri 2 Ponorogo mau mengadakan bakti sosial berupa potong rambut, cuci muka, dan lainnya, penghuni sangat senang,” jelasnya.

Menurut Syamsu, kegiatan tersebut memiliki nilai tersendiri karena manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh anak-anak panti. Bahkan, layanan perawatan wajah menjadi salah satu hal yang menarik perhatian penghuni.

Salah satu siswa SMKN 2 Ponorogo, Naya Putri, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan siswa dari kompetensi keahlian kecantikan. Saat memberikan layanan facial, dia menjelaskan tahapan perawatan yang dilakukan dimulai dari pembersihan wajah, peeling, pemijatan ringan, kemudian diakhiri dengan pembersihan dan penggunaan masker.

Sementara itu, layanan pangkas rambut disesuaikan dengan teknik dasar yang telah dipelajari siswa selama mengikuti pembelajaran di sekolah.

Baca juga: UNIDA Gontor Tambah 4 Profesor, Rektor Bidik Panen Guru Besar untuk Buka S3

“Di sini ada facial dan potong rambut, yaitu pangkas pria sama pangkas wanita. Juga skin analysis,” kata Naya.

\

Bagi Naya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda bakti sosial. Dia juga mendapat kesempatan menerapkan keterampilan yang selama ini dipelajari sekaligus menggunakannya untuk membantu orang lain.

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Ponorogo Suyanto mengatakan, kegiatan Bakti SMKN 2 Ponorogo Tahun 2026 mengusung semangat mengabdi melalui kompetensi yang dimiliki siswa. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pengabdian sekolah kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim.

Menurutnya, siswa kelas XII sengaja dilibatkan karena telah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL) sehingga memiliki bekal keterampilan yang cukup untuk memberikan pelayanan secara langsung.

“Tujuannya salah satunya sebagai wadah silaturahmi, memperkenalkan SMKN 2 Ponorogo. Kami mengambil tema mengabdi dengan kompetensi dan menyinergikannya dengan aksi,” tuturnya.

Baca juga: Pidatonya Viral, Berikut Profil Pimpinan Ponpes Gontor KH Hasan Abdullah Sahal

Suyanto berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman bagi siswa untuk mengasah kemampuan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial.

Sebab, keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di sekolah kejuruan diharapkan tidak berhenti sebagai bekal memasuki dunia kerja, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Ini wujud kepedulian siswa dan SMKN 2 Ponorogo. Kami melibatkan bukan hanya guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga siswa, khususnya kelas XII yang sudah profesional dan lulus PKL,” pungkasnya.

Penghuni panti asuhan Al Ikhlas saat potong rambut gratis oleh siswa SMKN 2 Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Ponorogo

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler