jatimnow.com - Meski berjalan alot, namun juru sita Pengadilan Negeri berhasil mengeksekusi rumah Ali Mustofa, seorang calon legislatif (Caleg) di Banyuwangi, Kamis (22/11/2018).
Usai petugas membacakan putusan eksekusi Pengadilan Negeri Banyuwangi di rumahnya, Ali Mustofa terlihat memendam emosi hingga terlihat menitikkan air mata.
Sebelum pembacaan putusan eksekusi, Ali terlibat adu argumentasi dengan juru sita pengadilan. Dalam adu argumen tersebut, ada seorang yang menyergah argumentasinya.
"Hei.. kamu jangan asal menyela kalau ada orang ngomong," kata Ali bernada marah kepada orang yang bertopi putih di lokasi, Kamis (22/11/2018).
Melihat situasi sedikit memanas, aparat kepolisian berusaha melerai keduanya.
Sementara Ali yang ditarik menjauh oleh aparat dan simpatisannya itu terus-menerus melontarkan kata-kata bernada menyesalkan proses eksekusi yang dinilainya sepihak.
"Masak rumah harga Rp 200 juta dihargai Rp 20 juta, adil bagaimana," teriak Ali.
Sambil menangis, Ali terus meneriakkan kekecewaanya.
"Saya adalah korban Bank BTN. Tidak sedikit yang seperti ini di Bank BTN," teriaknya dan panjang lebar.
Juru Sita PN Banyuwangi, Sunardi mengatakan, proses eksekusi ini berdasarkan risalah eksekusi tanggal 20 Desember 2017 dan 17 Januari 2018.
"Berdasarkan risalah tersebut eksekusi dilaksanakan hari ini," kata Sunardi saat membacakan naskah putusan PN.
Meski sempat terjadi perdebatan, eksekusi rumah Ali Mustofa tetap dilakukan. Pemilik terpaksa mengeluarkan perabot dan mengosongkan rumah tersebut.
Rumah Disita Pengadilan, Caleg di Banyuwangi ini Menangis
Kamis, 22 Nov 2018 14:32 WIB
Reporter :
Hafiluddin Ahmad
Hafiluddin Ahmad
Berita Banyuwangi
Dispendukcapil Banyuwangi Buka di Libur Lebaran, Pemudik Bisa Urus Dokumen
Atraksi Ritual Budaya Banyuwangi Bakal Sambut Wisatawan di Libur Lebaran
Wabup Banyuwangi Bagikan Paket Sembako pada Penjaga Perlintasan Kereta Api
Pemkab Banyuwangi Sidak Pasar dan RPH, Pastikan Bahan Pokok Aman Dikonsumsi
Manfaatkan Momen Idul Fitri, Pemkab Banyuwangi Kumpulkan Diaspora
Berita Terbaru
Penumpang Padati Stasiun di Wilayah Daop 7 dan 9 untuk Kembali ke Perantauan
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Ditemani Sejumlah Politisi PDIP
Perang Dagang AS, Bupati Jember Fawait: Satu Komando di Belakang Prabowo
Polisi Terapkan Sistem Contraflow di Jalan Raya Petrah Bangkalan
7 Remaja Trenggalek jadi Tersangka Ledakan Petasan Balon Udara di Tulungagung
Tretan JatimNow
Profil Sofie Imam, Warga Tulungagung Asisten Pelatih Fisik Timnas Dampingi PK
Sosok Afrizal Rahman, Atlet Skateboard Muda Berbakat dari Kota Madiun
Kisah Siswi di Jember Hidup Sendiri, Aktif Modelling hingga jadi Duta Maritim
Kisah Tukang Cukur di Banyuwangi Beri Layanan Gratis bagi Difabel hingga ODGJ
Terpopuler
#1
7 Remaja Trenggalek jadi Tersangka Ledakan Petasan Balon Udara di Tulungagung
#2
Polisi Terapkan Sistem Contraflow di Jalan Raya Petrah Bangkalan
#3
Arus Balik Lebaran di Jember Mulai Meningkat Sejak Kamis Malam
#4
Prakiraan Cuaca Surabaya Jumat 4 April: Cerah Berawan
#5