jatimnow.com - Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan hina ormas NU dan Banser, Sugi Nur Raharja atau Gus Nur menceritakan kronologi penetapannya sebagai tersangka.
Ia mengatakan, yang ada di dalam videonya tersebut adalah balasan dari akun di media sosial bernama Generasi Muda NU.
Bagian video yang seharusnya berdurasi 28 menit dipotong satu menit menjadi 27 menit, kata Gus Nur, memuat tentang inti pesan yang ingin disampaikannya pada Generasi Muda NU. Namun bagian itu menurutnya dihilangkan, hal itu yang membuat jadi bias.
"Jadi (video) saya menampilkan satu screenshot Generasi Muda NU yang merilis 20 kiai radikal itu, dihilangkan, jadi seolah-olah saya lagi menghina NU habis-habisan padahal yang saya permasalahkan itu akunnya Genersi Muda NU, biasnya disitu," kata dia.
Menanggapi hal tersebut, Gus Nur menyebut dirinya tak diperlakukan dengan adil. Karena menurutnya, kasus yang menimpanya ini tak memenuhi sejumlah unsur pidana.
"Kalau pertanyaan (adil atau tidak) itu ya nggak adil, ini kan hanya kasus main-main yang di ada-adakan," kata Pentolan Front Pembela Islam (FPI) ini.
Ia menceritakan, akun yang mengunggah status terkait daftar 20 ustadz yang terpapar paham wahabi atau paham radikal. Di dalam video tersebut terdapat namanya.
"Awalnya ada akun namanya Generasi Muda NU, akun itu membuat status '20 daftar ustad wahabi dan radikal, isinya Tengku Zulkaranain, Ust Abdul Somad, dan saya masuk disitu, saya counter itu akun," kata dia.
Video itu pun kata Gus Nur ditujukan untuk akun itu, bukan untuk dimaksudkan menghina organisasi NU. Namun, secara tiba-tiba ada orang yang melaporkan ia, yang mengira dirinya mencemarkan nama baik NU, pelapor juga dikatakan tidak memiliki legal standing.
"Padahal saya mengcounter akun ini lo, Generasi Muda NU, itu kronologis sederhanannya begitu. Yang melaporkan saya ini legal standingnya nggak jelas, (surat kuasa) sudah diminta lawyer kami tapi tidak bisa ditunjukan. Dia itu sebagai apa? Siapa? Nggak ada," ucap Gus Nur.
Video yang dijadikan barang bukti itu juga bukan diambil dari akun miliknya, melainkan dari akun youtube orang lain.
"Itu bukan dari akun saya, URL nya juga ngga ada, jadi itu diambil dari akun orang lain dan itu pun dipotong satu menit, tapi sangat penting," tandasnya.
Ditetapkan sebagai Tersangka, Ini Cerita Gus Nur
Kamis, 22 Nov 2018 20:37 WIB
Reporter :
Erwin Yohanes, Arry Saputra
Erwin Yohanes, Arry Saputra
Berita Terbaru
Kekeringan Melanda Malang, PTPN I Kirim 3.000 Liter Air per Hari
Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, Cek Kualitas dan Layanan ASUS
Warga Amerika Puji Karya-karya dalam Festival Kaligrafi Internasional di Gontor
Gus Lilur Bela Gus Kikin soal Lukman Edy di Struktur PBNU
Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 6
Tretan JatimNow
Verta Mega Arlinsa Comeback di Miss Grand Indonesia 2026
Gabungkan AI dan Robotika, Mahasiswa Surabaya Bikin Robot Catur Pintar
Mengenal Harjot Tunggal Putera, Pengusaha dengan Semangat Melayani
Serunya Nobar Film Foufo di Kediri, Penonton Malah Dibikin Nangis Sama Ceritanya
Terpopuler
#1
Prakiraan Cuaca Jawa Timur: Kota Batu Peluang Hujan Ringan
#2
Ibu dan Anak di Bojonegoro Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus
#3
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Suhu Udara Mencapai 34 Derajat Celcius
#4
Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 6
#5