Video: Penarikan Obat Ranitidin

Editor: Fajar Mujianto / Reporter: Mita Kusuma

jatimnow.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan penarikan produk obat jenis Ranitidin karena diduga dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo juga telah meminta semua apoteker untuk tidak menjual maupun memberikan obat tersebut. Namun tidak semua produk Ranitidin di Ponorogo ditarik.

Kadinkes Ponorogo, drg Rahayu Kusdarini membenarkan jika dalam website resmi BPOM tertanggal 9 September 2019 di dalam Ranitidin yang terdeteksi mengandung N-nitrosodimethylamine (NDMA) harus ditarik.

Baca Selengkapnya: Obat Ranitidin di Ponorogo Tidak Ditarik Semua, Ini Alasannya


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter