ASLI Jatim Dorong Perempuan Berdaya Melalui Bisnis Laundry
Peristiwa Senin, 20 Apr 2026 18:10 WIBjatimnow.com - Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) DPD Jawa Timur mendorong pemberdayaan perempuan melalui penguatan bisnis laundry. Mengangkat tema "Srikandi Laundry Naik Kelas", acara ini digelar di Telkom Landmark Tower Surabaya pada Minggu, 19 April 2026.
Acara ini selaras dengan tema Kartini 'Perempuan Berdaya, Bisnis Berjaya'. Selain diisi oleh Ketua DPD ASLI Jatim, Siswo Haryoko mereka juga menghadirkan para pebisnis laundry perempuan di Jawa Timur.
Di antaranya Irma Rahmayani Founder & Direktur PT Binatu Sumber Rejeki serta Laundry Trush, Mia owner Laundry Karpet Kediri, Shabrina owner Londri-In Tulungagung, hingga Sulis owner King Laundry Sidoarjo, yang masing-masing sudah memiliki 6 cabang.
Tak sekadar berbagi cerita sukses, forum ini juga menjadi ruang diskusi terbuka bagi anggota maupun non-anggota. Dukungan dari berbagai pihak seperti Indibiz by Telkom Solution, BPJS Ketenagakerjaan, BYOND by BSI, Falah Laundry, hingga Wardah turut memperkaya wawasan peserta, mulai dari pengembangan usaha hingga perlindungan tenaga kerja.
Di balik layar, Direktur Keuangan CV Mitra Usaha Laundry Faidatul Hidayati menyebut bahwa kolaborasi menjadi kunci penting dalam mengembangkan ekosistem bisnis binatu, khususnya bagi perempuan.
“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus menjadi ruang kolaborasi antara komunitas dan berbagai brand. Sekaligus memotivasi perempuan untuk berani terjun ke dunia usaha,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia juga menitipkan pesan sederhana namun kuat, bahwa jangan ragu untuk memulai.
“Tidak ada kata terlambat. Meski merasa usia sudah tidak produktif, peluang itu tetap ada,” tambahnya.
Acara yang diikuti lebih dari 100 peserta ini terasa hidup dengan antusiasme para pelaku usaha. Salah satunya Pratik Yudha, pemilik Cuci Asia Laundry Pandaan, bersama Lovie Yoenitasari dari pengurus ASLI, serta peserta lainnya yang berharap kegiatan serupa bisa kembali digelar.
Bagi mereka, ini bukan sekadar pertemuan. Ini adalah ruang bertumbuh tempat di mana perempuan saling menguatkan, berbagi strategi, dan membuktikan bahwa dari usaha sederhana seperti laundry, lahir kemandirian dan keberdayaan.