Pixel Code jatimnow.com

PELNI Surabaya Wajibkan Tiket Online via PELNI Mobile

Ekonomi Kamis, 30 Apr 2026 15:24 WIB
PELNI Surabaya dorong pembelian tiket online via PELNI Mobile dan perketat aturan bagasi serta identitas penumpang. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
PELNI Surabaya dorong pembelian tiket online via PELNI Mobile dan perketat aturan bagasi serta identitas penumpang. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT PELNI (Persero) Cabang Surabaya mengalihkan pembelian tiket kapal sepenuhnya ke sistem digital melalui aplikasi PELNI Mobile. Kebijakan tersebut berdampak langsung pada calon penumpang yang kini wajib memesan tiket secara online sekaligus mematuhi aturan perjalanan yang lebih ketat.

Langkah digitalisasi tersebut membuat proses pembelian tiket lebih ringkas tanpa harus datang ke kantor cabang. Penumpang cukup mengakses aplikasi di ponsel, memilih rute, mengisi data identitas, lalu menyelesaikan pembayaran secara non-tunai. E-tiket langsung tersimpan di aplikasi atau dikirim melalui email.

Kepala Cabang Surabaya, Roni Abdullah, mengatakan sistem digital memberi kemudahan sekaligus transparansi bagi pengguna jasa.

“Melalui PELNI Mobile, pembelian tiket menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan. Kami juga menyediakan berbagai metode pembayaran non-tunai, mulai dari virtual account, dompet digital, hingga mitra ritel,” ujarnya.

Seiring perubahan tersebut, kantor cabang tidak lagi melayani penjualan tiket langsung. Layanan difokuskan pada kebutuhan lanjutan seperti informasi pelanggan, penjadwalan ulang, pengembalian dana, serta peningkatan kelas perjalanan.

Selain soal tiket, PELNI juga mengingatkan penumpang untuk disiplin membawa identitas resmi. Data pada tiket harus sesuai dengan dokumen seperti KTP, SIM, atau paspor guna memastikan keamanan dan validasi selama perjalanan.

Aturan bagasi PELNI turut diperketat. Penumpang hanya diperbolehkan membawa barang dengan batas maksimal volume 0,1 meter kubik, dimensi 70 x 40 x 30 cm, dan berat hingga 40 kilogram. Barang yang melebihi ketentuan akan dikenakan biaya tambahan atau dialihkan sebagai kargo.

PELNI juga melarang barang berbahaya masuk ke kapal, termasuk bahan mudah terbakar, narkotika, senjata, serta hewan peliharaan. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga keselamatan seluruh penumpang selama pelayaran.

Roni mengingatkan masyarakat untuk memahami aturan sebelum berangkat. “Kami mengimbau calon penumpang memanfaatkan layanan digital yang tersedia serta mematuhi ketentuan perjalanan agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman,” katanya.