Pixel Code jatimnow.com

Monitoring Dua SPPG, Ini Kata Satgas MBG Probolinggo

Pemerintahan 6 jam yang lalu
Satgas MBG Kabupaten Probolinggo melakukan kunjungan ke SPPG di wilayah Kecamatan Dringu. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)
Satgas MBG Kabupaten Probolinggo melakukan kunjungan ke SPPG di wilayah Kecamatan Dringu. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Probolinggo melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Dringu. Langkah ini dilakukan guna memastikan efektivitas pelayanan serta mendorong perbaikan tata kelola di lapangan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Satgas Percepatan MBG Kabupaten Probolinggo yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, M. Sjaiful Efendi.

Dalam monitoring ini, tim menyambangi SPPG Kalisalam dan SPPG Tamansari, serta berdialog dengan pengelola dan penerima manfaat.

M. Sjaiful Efendi menilai, secara umum pelaksanaan program di dua lokasi tersebut sudah berjalan cukup baik. Namun, pihaknya memberikan catatan khusus terkait aspek teknis yang harus segera dibenahi.

"Pelaksanaan sudah cukup baik, tetapi ada catatan terkait tata kelola teknis. Salah satunya mengenai Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang harus segera diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya ke depan," ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo, dr. Hariawan Dwi Tamtomo, memberikan apresiasi terhadap SPPG Tamansari yang dinilai telah berjalan efektif dengan respon positif dari pihak sekolah.

"Di SPPG Tamansari, kami mendapatkan masukan positif dari guru-guru SDN Tamansari 1. Pengelolaannya sudah berjalan dengan baik," ungkap Hariawan.

Sementara itu, untuk SPPG Kalisalam, Hariawan mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan mengingat status operasionalnya yang masih baru. Pihaknya telah memberikan rekomendasi teknis yang wajib ditindaklanjuti oleh pengelola.

Sebagai langkah tindak lanjut, tim Satgas MBG akan kembali melakukan pemantauan dalam satu hingga dua minggu ke depan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh rekomendasi telah dijalankan demi mengoptimalkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kami akan cek kembali progresnya dalam satu sampai dua minggu ke depan. Harapannya, seluruh catatan dapat segera diperbaiki agar program ini memberikan manfaat yang maksimal," pungkasnya.