Ponsel Rp15 Juta dan Ratusan Barang Tertinggal Dikembalikan Daop 9 Jember
Peristiwa 9 jam yang lalujatimnow.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember berhasil mengamankan 232 barang bawaan penumpang yang tertinggal di kereta api maupun area stasiun selama periode Januari hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, 101 barang telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, termasuk sebuah telepon genggam Samsung Galaxy S25 dengan nilai estimasi sekitar Rp15 juta.
Layanan Lost and Found menjadi salah satu bentuk komitmen KAI dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan selama menggunakan transportasi kereta api. Setiap barang yang ditemukan akan didata, diamankan, dan diproses sesuai prosedur melalui sistem Lost and Found yang terintegrasi di seluruh wilayah operasional KAI.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan sistem database Lost and Found KAI telah terhubung secara daring di seluruh daerah operasi sehingga memudahkan proses pencarian maupun pengembalian barang milik pelanggan.
“KAI telah memiliki sistem database Lost and Found yang terintegrasi secara online di seluruh wilayah operasional KAI,” kata Cahyo.
Melalui sistem tersebut, setiap laporan kehilangan maupun barang temuan dapat ditelusuri secara real time oleh petugas di berbagai wilayah. Hal ini mempercepat proses pencocokan data sekaligus meningkatkan peluang barang untuk kembali ke tangan pemiliknya.
Sepanjang Semester I 2026, KAI Daop 9 Jember mencatat sebanyak 232 barang temuan. Dari jumlah itu, 101 barang, baik kategori barang biasa maupun barang berharga, telah berhasil diserahkan kembali kepada pemiliknya setelah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, barang yang tidak diklaim hingga melewati batas waktu penyimpanan akan diproses sesuai prosedur perusahaan. Tercatat sebanyak 102 barang yang telah habis masa simpan ditindaklanjuti melalui mekanisme penyerahan kepada lembaga sosial maupun pihak kepolisian sesuai karakteristik barang.
Secara keseluruhan, KAI Daop 9 Jember telah menyelesaikan penanganan terhadap 203 barang atau sekitar 87,5 persen dari total barang temuan selama Semester I 2026, baik melalui pengembalian kepada pemilik maupun proses penghapusan sesuai ketentuan.
Salah satu barang dengan nilai tertinggi yang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya adalah telepon genggam Samsung Galaxy S25 dengan estimasi harga mencapai Rp15 juta.
Cahyo menjelaskan, peningkatan paling menonjol selama Semester I 2026 terjadi pada kategori barang temuan nonberharga. Lonjakan tertinggi tercatat pada masa Angkutan Lebaran 2026 yang meningkat hingga 242 persen dibandingkan periode normal.
Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan semakin efektifnya pelaksanaan layanan Lost and Found sekaligus tingginya kepedulian petugas dan pelanggan dalam mengamankan serta melaporkan barang yang tertinggal di lingkungan operasional KAI.
“Setiap barang yang ditemukan akan kami amankan dan kami upayakan semaksimal mungkin agar dapat kembali kepada pemiliknya. Kami juga mengimbau seluruh pelanggan agar selalu memeriksa kembali barang bawaan sebelum meninggalkan kereta maupun stasiun,” ujar Cahyo.
Ia menambahkan, setiap barang temuan yang belum diketahui pemiliknya akan disimpan di ruang penyimpanan Lost and Found sesuai ketentuan perusahaan. Selama masa penyimpanan, pelanggan masih memiliki kesempatan untuk mengklaim barang dengan menunjukkan bukti kepemilikan yang sah.
KAI Daop 9 Jember mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu memeriksa barang bawaan sebelum turun dari kereta api maupun meninggalkan area stasiun. Pelanggan juga disarankan memberikan tanda pengenal pada barang bawaan agar lebih mudah dikenali apabila tertinggal.
Jika mengalami kehilangan barang, pelanggan dapat segera melapor kepada petugas stasiun, kondektur yang bertugas di dalam kereta, atau menghubungi Contact Center KAI agar proses pencarian dapat segera dilakukan melalui sistem Lost and Found yang terintegrasi.