PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya
Peristiwa Selasa, 07 Jul 2026 09:10 WIBjatimnow.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengirim tim survei lokasi Muktamar NU ke-35 ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Tim survey ini meninjau langsung kesiapan salah satu pesantren terbesar di Indonesia tersebut sebagai calon kuat tuan rumah Muktamar NU ke-35 yang rencananya digelar bulan Agustus mendatang.
Rombongan tim survei PBNU yang hadir di antaranya KH. Abdul Ghafur Maimoen, KH. Muhibul Aman Aly, Imron Rosyadi Hamid, Nasrullah (Staf PBNU), dan Taufiq (PWNU). Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran pengasuh Ponpes Lirboyo, termasuk KH. Adibusholeh Anwar, KH. Aminulloh Mahin, dan KH. Athoillah Anwar.
Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo, KH Abdul Mu'id Shohib, mengungkapkan bahwa pihak pesantren telah memaparkan kesiapan matang mereka di hadapan tim PBNU. Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan adalah kemudahan akses transportasi serta infrastruktur penunjang yang modern.
"Kesiapan tersebut didukung oleh akses transportasi yang mudah melalui Bandara Dhoho Kediri, Bandara Juanda Surabaya, stasiun kereta api, hingga terminal bus," ujarnya, Selasa (7/7/2026).
Selain aksesibilitas, Ponpes Lirboyo juga telah menyiapkan berbagai fasilitas teknis berskala besar untuk menampung ribuan peserta muktamar.
"Kami menyediakan area parkir yang luas, ruang sidang yang representatif, serta akomodasi memadai baik di lingkungan pondok maupun hotel sekitar. Untuk menunjang jalannya acara, sistem keamanan berbasis CCTV dan layanan kesehatan dari Rumah Sakit Umum Lirboyo serta RS rujukan di sekitarnya juga sudah siap," imbuhnya.
Sebagai pesantren yang sarat sejarah, Ponpes Lirboyo bukan pertama kalinya bersiap menggelar hajatan besar NU. Pesantren ini tercatat pernah sukses menjadi tuan rumah Muktamar NU pada tahun 1999 silam. Berbekal pengalaman historis tersebut, Lirboyo berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan dan dukungan terbaik jika nantinya resmi ditunjuk oleh PBNU.
"Komitmen ini ditujukan agar pelaksanaan forum permusyawaratan tertinggi di tubuh NU tersebut dapat berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan khidmat," pungkas Abdul Mu'id.
Dari hasil peninjauan langsung, tim PBNU menilai berbagai kebutuhan teknis dan fasilitas yang dipersyaratkan untuk menggelar forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut telah dipenuhi dengan sangat baik oleh pihak pesantren. Kesiapan matang ini langsung mendapat respons positif dari PBNU. Perwakilan tim survei PBNU, KH. Muhibul Aman Aly, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keseriusan Ponpes Lirboyo dalam menyambut bursa pencalonan tuan rumah ini.
"Pada intinya, secara umum Lirboyo sangat siap. Semua sarana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Muktamar sudah terpenuhi dengan sempurna," pungkasnya.