Pixel Code jatimnow.com

Sambut HUT ke-81 RI, PLN NP Resmikan Stasiun Pengisian Hidrogen Merah Putih 3.0

Ekonomi 10 jam yang lalu
Peresmian Hydrogen Refueling Station (HRS) Merah Putih 3.0. (Foto PLN NP for jatimnow.com)
Peresmian Hydrogen Refueling Station (HRS) Merah Putih 3.0. (Foto PLN NP for jatimnow.com)

jatimnow.com – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN Nusantara Power (PLN NP) resmi mengoperasikan fasilitas stasiun pengisian hidrogen teranyar, yakni Hydrogen Refueling Station (HRS) Merah Putih 3.0, di Unit Pembangkitan (UP) Muara Tawar, Bekasi, Jawa Barat.

Kehadiran HRS generasi ketiga ini menjadi tonggak penting karena dikembangkan murni secara internal oleh PLN NP. Menariknya, fasilitas ini membukukan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 70 persen, yang mencakup instalasi, perlengkapan mekanis, hingga jasa pengoperasian.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa peresmian HRS Merah Putih 3.0 merupakan bagian dari peta jalan terintegrasi perusahaan dalam membangun ekosistem hidrogen, mulai dari hulu hingga hilir.

“Melalui ekosistem ini, kita ingin membuktikan bahwa hidrogen bukan sekadar komoditas energi masa depan. Hidrogen dapat menjadi penghubung yang nyata antara pembangkitan energi bersih, penyimpanan energi, penyediaan listrik, dan mobilitas rendah emisi,” papar Ruly melalui siaran tertulisnya, Sabtu (15/8/2025).

Berlokasi di UP Muara Tawar yang memiliki kapasitas terpasang raksasa sebesar 2.725 MW, HRS Merah Putih 3.0 beroperasi secara terintegrasi dengan Green Hydrogen Plant (GHP). GHP ini sepenuhnya disokong oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan energi terbarukan bersertifikat.

Fasilitas mutakhir ini dirancang mampu memproduksi sekitar 7,9 ton hidrogen hijau per tahun. Sebagian dari produksi tersebut diserap untuk kebutuhan pendingin generator internal pembangkit, sementara surplusnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar kendaraan di luar operasional pembangkit.

Sebelumnya, PLN NP telah sukses merintis HRS Merah Putih 1.0 di Muara Karang (2024) dan HRS Merah Putih 2.0 di Rembang (2025). Guna meningkatkan fleksibilitas, PLN NP kini juga tengah mengembangkan Mobile HRS yang dapat dipindah-pindahkan sesuai titik kebutuhan.

Langkah agresif PLN NP ini mendapat apresiasi penuh dari pemerintah pusat. Direktur Energi Baru Ditjen EBTKE Kementerian ESDM, Senda Hurmuzan Kanam, menilai kehadiran HRS Muara Tawar sangat esensial untuk mendukung target ambisius Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

“Kegiatan hari ini sangat mendukung target NZE 2060. Salah satunya akan diwujudkan melalui pembangunan Green Hydrogen Corridor Jakarta–Karawang–Patimban yang membentang sepanjang 194 kilometer. HRS Muara Tawar ini akan menjadi salah satu urat nadi dari koridor tersebut untuk mengakselerasi ekosistem transportasi bersih,” tegas Senda.

Hingga pertengahan 2026 ini, PLN NP tercatat telah sukses membangun dan mengelola delapan Green Hydrogen Plant di berbagai wilayah. Fasilitas-fasilitas ini diharapkan menjadi katalis percepatan transisi energi, sekaligus membuktikan kapasitas industri dalam negeri di sektor energi hijau.