KSOP Tanjung Perak Bantah Dugaan Kapal Virgo Transport 8 Tak Laik Laut
Peristiwa Senin, 14 Sep 2026 12:45 WIBjatimnow.com - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) menegaskan, Kapal Virgo Transport 8 telah melalui pemeriksaan sebelum mendapatkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB), untuk melakukan pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Pihak KSOP memastikan persyaratan kelaiklautan kapal, baik dari sisi teknis maupun sumber daya manusia, telah dipenuhi sebelum kapal meninggalkan pelabuhan.
"Yang pasti sebelum kapal itu berlayar, kami sudah cek dan memastikan semua persyaratan kelaiklautannya sudah terpenuhi, baik kapalnya secara teknis maupun sumber daya manusianya," ujar Agustinus Maun, Kepala Kantor KSOP Utama Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Menurutnya, seluruh kru kapal juga dinyatakan laik laut. Setelah seluruh persyaratan dinyatakan terpenuhi, KSOP kemudian menerbitkan SPB sebagai dokumen persetujuan kapal untuk berlayar.
"Seluruh kru itu berlaik laut. Baru kita berikan surat persetujuan berlayar," tegasnya.
Penerbitan SPB tersebut turut dipertanyakan menyusul adanya informasi mengenai potensi gelombang tinggi dan angin kencang di wilayah Laut Jawa. Menanggapi hal itu, Agustinus menyebut informasi cuaca yang diterima pada saat kapal akan berlayar menunjukkan kondisi gelombang di Laut Jawa masih berada dalam batas yang dapat dilalui kapal.
Pihak KSOP mengaku telah berkoordinasi dengan BMKG Surabaya terkait informasi prakiraan cuaca.
Menurut informasi yang diterima, pada 12 September tidak terdapat peringatan cuaca yang dinilai mengharuskan pelayaran dihentikan. Prakiraan yang diterima menunjukkan ketinggian gelombang di Laut Jawa sekitar 1,5 hingga 2 meter. Dengan ukuran kapal dan karakteristik teknisnya, kondisi tersebut dinilai masih memungkinkan untuk dilalui.
"Informasi prakiraan cuaca yang kita terima satu minggu itu, di daerah Laut Jawa berada pada ketinggian ombak 1,5 sampai 2 meter. Artinya, untuk kapal dengan gross tonnage 8.540, untuk kapal jenis ini masih bisa melewati situasi cuaca seperti itu," terang Agustinus
Namun, ketika ditanya mengenai informasi bahwa Virgo Transport 8 merupakan kapal yang memiliki karakteristik untuk perairan dangkal dan alasan kapal tersebut tetap dibiarkan berlayar di Laut Jawa, pihak KSOP mengaku belum menerima informasi tersebut.
"Soal itu informasinya saya belum terima," tuturnya.
Selain aspek kelaiklautan dan cuaca, persoalan manifest juga menjadi perhatian dalam proses pencarian Virgo Transport 8. Agustinus menyatakan akan melakukan penertiban dan sterilisasi di kawasan pelabuhan untuk memastikan seluruh penumpang maupun pihak yang akan masuk ke kapal telah melalui pemeriksaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap prosedur keberangkatan kapal, terutama terkait pendataan penumpang dan pengawasan akses menuju kapal.
"Nanti kami mulai melakukan sterilisasi di pelabuhan. Jadi sebelum masuk ke kapal, kami sudah cek semua," tegasnya.
Sebelumnya, Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut membawa ratusan orang dan hingga kini proses pencarian masih dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Pihak berwenang masih melakukan pencarian sekaligus pendalaman terhadap berbagai aspek pelayaran, mulai dari kondisi kapal, cuaca, awak kapal hingga data penumpang yang tercatat dalam manifest.