Pixel Code jatimnow.com

Cerita Keluarga Penumpang Virgo Transport 8, Cemas Tunggu Kabar Suami dan Adik Ipar

Peristiwa Senin, 14 Sep 2026 15:10 WIB
Umi Khomsah (35), wanita asal Kudus Jawa Tengah tunjukkan foto suami dan adik iparnya. (Foto: Sujianto/jatimnow.com).
Umi Khomsah (35), wanita asal Kudus Jawa Tengah tunjukkan foto suami dan adik iparnya. (Foto: Sujianto/jatimnow.com).

jatimnow.com - Bagi Umi Khomsah (35), wanita asal Kudus Jawa Tengah, perjalanan suaminya bersama kapal Virgo Transport 8 sebenarnya bukan sesuatu yang terasa asing. Kapal itu sudah beberapa kali digunakan Yusuf Fachrizal (37), seorang sopir truk sebuah perusahaan di Banjarmasin.

Umi masih mengingat komunikasi terakhir dengan suaminya, pada Sabtu (12/9/2026) pagi. Keduanya sempat berkomunikasi melalui video call. Komunikasi itu kembali berlangsung hingga malam hari.

“Tak ada firasat khusus yang dirasakan saya saat itu. Percakapan berjalan seperti biasa, termasuk komunikasi Yusuf dengan anak kita.” ujar Umi, Senin (14/9/2026).

Seiring waktu, komunikasi tersebut akhirnya terputus. Umi dan keluarganya pun mulai menunggu kabar dari perjalanan kapal yang membawa Yusuf bersama sejumlah awak lainnya.

“Suami saya berangkat menumpang kapal dengan adik laki-lakinya, Adam.” ujar Umi.

Umi menjelaskan tidak ada firasat apa-apa sebelumya. Awal perjalanan suaminya naik angkutan dari Kudus menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Saat berangkat dari Kudus, kendaraan yang ditumpangi kebetulan kosong sehingga bisa leluasa ngobrol lewat telepon.

Perjalanan kemudian berlanjut dengan kapal Virgo Transport 8 menuju Pelabuhan Banjarmasin.

Bagi keluarga, perjalanan itu semula hanyalah rutinitas pekerjaan. Tidak ada yang menyangka, perjalanan menuju Banjarmasin tersebut kemudian membuat keluarga harus dirundung duka.

“Saya sangat cemas begitu ada kabar jika Kapal Virgo Transport 8, dilaporkan hilang kontak. Saat berlayar di Laut Jawa dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin” ujar Umi berkaca-kaca.

Kini, Umi hanya bisa menunggu perkembangan pencarian. Komunikasi yang sebelumnya begitu biasa dilakukan bersama suami, berubah menjadi sesuatu yang sangat dinantikan. Karena suami dan adik iparnya belum ada kabar dan dinyatakan hilang.

Setiap kabar tentang pencarian kapal menjadi harapan bagi keluarga untuk kembali mendengar suara dan mendapatkan kepastian mengenai keberadaan orang-orang yang mereka cintai.