Pixel Code jatimnow.com

Hari Kedua Didemo Mahasiswa UINSA, Rektor Muzakki Disebut Bolos Ngantor

Peristiwa Wiyata 11 jam yang lalu
Mahasiswa UINSA menyalakan api dan mengepung Gedung Rektorat UINSA (foto: Nur Ifansyah/jatimnow.com)
Mahasiswa UINSA menyalakan api dan mengepung Gedung Rektorat UINSA (foto: Nur Ifansyah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi unjuk rasa kembali digelar mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya di depan Gedung Rektorat, Kamis (17/9/2026). Di tengah aksi tersebut, Rektor UINSA Akhmad Muzakki disebut tidak berada di kampus, alias bolos ngantor.

Ketua Tim Kemahasiswaan UINSA, Farid Syihabuddin, membenarkan bahwa rektor tidak masuk kantor pada hari ini. Namun, dia tidak mengetahui keberadaan rektor saat aksi mahasiswa berlangsung.

"Hari ini Pak Rektor tidak ngantor. Yang pasti beliau tidak ada di kampus," kata Farid saat ditemui di kampus UINSA, Kamis (17/9/2026).

Farid menjelaskan, sehari sebelumnya Muzakki diketahui sedang menghadiri kegiatan di Jombang. Sementara untuk keberadaan Muzakki pada hari ini, pihaknya belum mendapatkan informasi lebih lanjut.

"Kemarin Pak Muzakki ada acara di Jombang. Kalau sekarang saya tidak tahu, yang pasti tidak ada di kampus," ujarnya.

Meski rektor tidak berada di kampus, Farid memastikan tuntutan yang disampaikan mahasiswa tetap akan ditindaklanjuti oleh pihak universitas. Menurutnya, persoalan tersebut perlu diselesaikan agar tidak berlarut-larut.

"Tetap tuntutan akan diselesaikan, karena masalah harus diselesaikan supaya tidak berkepanjangan ke depannya," jelasnya.

Farid mengatakan pihak Tim Kemahasiswaan juga terus berkoordinasi dengan Muzakki terkait berbagai persoalan yang disampaikan mahasiswa dan muzakki selalu memantau. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mencari penyelesaian atas tuntutan yang tengah disuarakan.

"Kita selalu berkoordinasi dengan Pak Rektor Muzakki dan beliau tetap memantau unjuk rasa dari mahasiswa ini," pungkas Farid.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan mahasiswa masih mengepung Gedung Rektorat UINSA. Mereka kembali menyuarakan tuntutan agar Muzakki menemui mahasiswa secara langsung atau turun dari jabatannya sebagai Rektor UINSA.

 

Reporter: Nur Ifansyah